Buruh Tangerang Tolak Penangguhan UMK

Amba Dini Sekarningrum, Jurnalis · Senin 04 Februari 2013 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2013 02 04 320 756233 OOI18toeGM.jpg Aksi buruh di Tangerang (Foto: Amba Dini/Okezone)

TANGERANG - Ratusan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan sosialisasi penangguhan upah minimum kabupaten (UMK) dengan alasan ketidaksanggupan ke sejumlah perusahaan di kawasan Batu Ceper, Kota Tangerang.

"Jangan mudah percaya tentang perusahaan yang katanya sudah menangguhkan upah karena tidak mampu. Jangan mudah percaya," teriak koordinator lapangan aksi buruh, Sasmita, di Tangerang, Senin (4/2/2013).

Sejumlah buruh bahkan masuk ke dalam beberapa perusahaan untuk membagikan selebaran yang berisikan penolakan penangguhan kenaikan upah 2013. Menurut Sasmita, aksi yang diikuti gabungan serikat buruh se-Kota Tangerang itu merupakan bentuk tanggung jawab serikat buruh dalam mengawasi pemberlakuan UMK yang baru.

"Masih banyak kawan-kawan kita di sejumlah perusahaan yang upahnya tidak dibayar sesuai ketetapan yang baru, padahal perusahaan tersebut juga tidak melakukan penangguhan," ujarnya.

Aksi buruh tersebut juga mendatangi beberapa perusahaan besar di sepanjang Jalan Daan Mogot, Batu Ceper, Kota Tangerang. Seperti PT Pelita Cengkareng Paper, PT Tatung, Gudang PT Toto, dan sejumlah perusahaan lainnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini