Hary Tanoe: Itu Kan Kata Forbes!

Rizkie Fauzian, Jurnalis · Selasa 05 Maret 2013 20:59 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 05 320 771440 K9nQmfUYhs.jpg CEO MNC Grup (Foto: Koran SI)

JAKARTA -Majalah Forbes menetapkan taipan Hary Tanoesoedibjo menjadi salah satu orang yang paling berhasil tahun ini. Hal tersebut dinilai dari jumlah kekayaannya yang meningkat dan menaikan posisinya menjadi sebelas besar orang terkaya di Indonesia.

Seperti dikutip dalam majalah Forbes, jumlah kekayaan Hary Tanoesoedibjo naik menjadi USD1,7 miliar dan membawanya naik ke peringkat 11 di Indonesia dan 338 peringkat di dunia. Sebelumnya kekayaan Hary Tanoesoedibjo sebesar USD1,04 miliar dengan peringkat 29 di Indonesia. Apa tanggapannya?

"Itu kan kata majalah Forbes," ujarnya saat ditemui dalam acara MNC Investor Gathering di Grand Hyatt Hotel Jakarta, Selasa (5/3/2013) malam.

Sebagai informasi, beberapa taipan lainnya yang masuk menjadi. Taipan dengan jumlah kekayaan yang meningakat adalah Sri Prakash Lokia, Peter Sondakh, Martua Sitorus. Sementara itu kekayaan Chairul Tanjung dan Sukanto Tanoto tercatat stabil dibandingkan tahun kemarin.

Berikut daftar kekayaan orang-orang kaya di Indonesia di 2013 berdasarkan pemeringkatan Indonesia dan pemeringkatan dunia, seperti dilansir dari Forbes.

1.  (131) R Budi Hartono, USD8,5 miliar, usaha perbankan dan rokok.

2.  (138) Michael Hartono, USD8,2 miliar, usaha perbankan dan rokok.

3.  (395) Sri Prakash Lohia, USD3,4 miliar, usaha polyester.

4.  (395) Chairul Tanjung, USD3,4 miliar, usaha perbankan dan media.

5.  (503) Sukanto Tanoto, USD2,8 miliar, berbagai sektor.

6.  (589) Peter Sondakh, USD2,5 miliar, sektor jasa investasi.

7.  (736) Martua Sitorus, USD2 miliar, usaha minyak kelapa sawit.

8.  (736) Tahir, USD2 miliar, berbagai sektor.

9.  (882) Low Tuck Kwong, USD1,7 miliar, usaha batu bara.

10. (882) Theodore Rachmat, USD1,7 miliar, usaha batu bara.

11. (882) Hary Tanoesoedibjo, USD1,7 miliar, bidang media.

12. (931) Achmad Hamami & keluarga, USD1,6 miliar, usaha alat berat.

13. (931) Murdaya Poo, USD1,6 miliar, berbagai sektor.

14. (931) Djoko Susanto, USD1,6 miliar, sektor retail.

15. (974) Ciputra & keluarga, USD1,5 miliar, bidang real estat.

16. (1.107) Edwin Soeryadjaya, USD1,3 miliar, usaha batu bara.

17. (1.175) Kiki Barki, USD1,2 miliar, usaha batu bara.

18. (1.175) Sjamsul Nursalim, USD1,2 miliar, usaha ban.

19. (1.250) Garibaldi Thohir, USD1,15 miliar, usaha batu bara.

20. (1.268) Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, USD1,1 miliar, usaha minyak kelapa sawit.

21. (1.268) Benny Subianto, USDD1,1 miliar, usaha batu bara.

22. (1.342) Soegiarto Adikoesoemo, USD1 miliar, sektor kimia.

23. (1.342) Santosa Handojo, USD1 miliar, sektor peternakan.

24. (1.342) Harjo Sutanto, USD1 miliar, sektor produk konsumer.

25. (1.342) Alexander Tedja, USD1 miliar, sektor real estat. (gnm)

(mbs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini