"Harga Minyak Mentah Bakal Terus Menguat"

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2013 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 12 19 774679 O44IyhAS2z.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Harga minyak mentah yang sempat mengalami penurunan pada awal tahun ini, kembali meningkat. Harga minyak mentah menguat lantaran positifnya perkembangan ekonomi global yang terjadi belakangan.

Pengamat perminyakan dan gas, Kurtubi, mengatakan harga minyak mentah global yang terus meningkat secara keseluruhan akan mempengaruhi harga minyak mentah Indonesia (ICP). Menurut dia, harga minyak mentah global akan terus menguat karena beberapa faktor.

"Harga minyak mentah global akan terus menguat seiring permintaan minyak mentah global semakin banyak, dan sudah pulihnya ekonomi Amerika Serikat (AS) dan China," kata Kurtubi kala dihubungi Okezone, Selasa (12/3/2013).

Kurtubi menjelaskan, harga minyak mentah global yang naik memang membuat pendapatan negara naik, karena penjualan ICP. Sayangnya, penjualan ICP tidak berbanding lurus dengan kebutuhan minyak mentah di Indonesia.

"Sampai saat ini, nilai impor kita lebih besar ketimbang ekspor. Pastinya kita impor minyak, karena produksi lifting kita yang hanya 830 ribu barel per hari (bph), kurang dan jauh dari target APBN yang sekitar 900 ribu barel per hari," jelas dia.

Dia menilai, lifting yang tak mencapai target tersebut, akan membuat Indonesia amat bergantung terhadap impor minyak mentah. Karenanya dia mengungkapkan, perbaikan tata kelola migas diperlukan untuk meminimalisir hal ini.

"Konsumsi minyak kita sekarang meningkat tiap tahunnya, dengan pertumbuhan ekonomi dan kendaraan. Pastinya kita impor, dan diperkirakan sampai Desember 2013 nilai impor minyak kita USD15 miliar, diakibatkan salah tata kelola migas," tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini