Share

Jika Disita, Kemenkeu Siap Lelang Aset Djoko Susilo

Maesaroh, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2013 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2013 03 27 20 782385 UNDUD3UkYd.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) telah menyita 45 aset Irjen Pol Djoko Susilo. Jika diputuskan bahwa aset tersebut milik negara, maka Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap untuk melakukan lelang barang sitaan tersebut.

"Nanti kalau sudah diputuskan pengadilan bahwa itu disita untuk negara, tentu kita akan eksekusi. Kita lelang melalui kantor Lelang Negara," kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Hadiyanto, di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (27/3/2013).

Dia menjelaskan, barang-barang tersebut dapat dilelang setelah dilakukan verifikasi terhadap barang sitaan tersebut. Selain itu, dibutuhkan permohonan dari KPK, untuk melaksanakan lelang tersebut.

"Nanti (yang verifikasi) kan KPK misalnya, pada saat mengajukan tuntutan di pengadilan bilang bahwa asset ini disita. Aset ini disita untuk negara, kemudian apa sih asetnya? Apa sih dokumennya? Nah, tentu saja KPK, pas menyerahkan ke kita tentu sudah dengan cerita dokumennya segala macam," tuturnya.

Menurutnya, persyaratan lelang tersebut tidak sulit, hanya dibutuhkan verifikasi saja. "Untuk mencocokan dokumen, apa asetnya betul, dokumennya betul enggak?" kata dia.

Jika memang KPK meminta barang sitaan tersebut dilelang, maka ini adalah kali pertama Kemenku mengadakan lelang hasil barang sitaan dari KPK.

"Kayaknya belum yah, selama ini belum. Yang sering dengan dengan KPK adalah gratifikasi. Sejauh ini enggak hanya dari KPK saja, ada yang dari kejaksaan, disita untuk negara kita lelang," tukas dia.

Sekadar informasi, KPK sejauh ini telah menyita 32 properti berupa rumah, tanah, apartemen, dan villa. Tiga SPBU, empat mobil, dan enam bus besar (pariwisata). Aset-aset tersebut tersebar di Jakarta, Depok, BOgor, Semarang, Solo, Yogyakarta, Bali dan Subang.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini