Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Rubah Pola Distribusi

Harga Gas 12 Kg Naik Sampai Rp5.500

Hendra Kusuma , Jurnalis-Rabu, 15 Mei 2013 |17:05 WIB
Harga Gas 12 Kg Naik Sampai Rp5.500
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan melakukan perubahan pola distribusi LPG 12 kg dari pola Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) menjadi pola Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Elpiji Khusus (SPPEK).

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mengatakan bahwa perubahan pola distribusi oleh Pertamina, harga jual LPG 12 kg dari agen ke konsumen akan berbeda-beda sesuai dengan jarak ke suplai poinnya.

"Dengan pola SPPEK, pertamina melepaskan subsidinya kepada konsumen untuk biaya distribusi LPG, namun harga produk LPG sendiri masih disubsidi oleh pertamina," kata Hanung seteleh acara launching bright gas 12Kg di Kantor Pertamina, Jakarta, Rabu (15/5/2013).

Dengan perubahan pola ini, Hanung menjelaskan harga jual LPG 12 kg di daerah tersebut akan disesuaikan dari Rp70.200 ribu per tabung menjadi Rp73.900-Rp75.700 per tabung. "Kenaikan harga antara Rp3.700 sampai Rp5.500 per tabung, sesuai jauh dekatnya SPPEK dengan titik suplai," jelasnya.

Selain itu, penyesuaian harga jual ini diperkirakan tidak akan memberatkan masyarakat, karena selain nilainya tidak terlalu besar, pengguna LPG 12 kg kalangan mampu atau menengah ke atas. Sementara itu, untuk rumah tangga skala kecil dan usaha kecil, Hanung mengungkapkan bahwa pertamina menyediakan LPG 3 kg yang disubsidi pemerintah dan harga jualnya tidak mengalami perubahan.

Tidak hanya itu, dengan perubahan tabung, Pertamina menargetkan dapat menjaring sedikitnya 800.000 ribu konsumen Bright Gas hingga akhir tahun ini. Dengan volume penjualan sebesar 34 ribu metrik ton.

"Dengan penyesuaian harga LPG 12 kg, kami berharap pertamina masih dapat mempertahankan service level kepada para pelanggannya," tutupnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement