Eksplorasi Total E&P Tunggu Pengalihan Rig Maera

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2013 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2013 05 21 19 810461

JAKARTA - Total E&P Indonesie mengaku proses eksplorasi salah satu sumur di Blok South West Birdhead (SWB) Sorong Barat, Papua, masih menunggu kesiapan pengalihan rig Maera yang berada di Blok Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim).

Head Development Relation Total E&P Indonesie Kristanto Hartadi mengatakan untuk membawa rig Maera dari Mahakam akan menempuh waktu selama 12 hari.

"Sumur Anggrek HitamĀ  di SWB, Sorong, Papua masih nunggu pengalihan rig yang dari Mahakam. Kira-kira datangnya mulai akhir Juni 2013," ujar Kristanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/5/2013).

Kendati demikan, menurut Kristanto pihaknya belum memastikan kapan eksplorasi sumur Anggrek Hitam dijalankan. Yang jelas di dalam sumur itu ada potensi cadangan migas. "Potensinya tentu ada. Namun kami belum tahu berapa produksi dan berapa potensi cadangan migasnya," jelasnya.

Lebih lanjut Kristanto mengungkapkan investasi pada sumur tersebut akan menelan biaya sebesar USD40 juta. Selain bakal melakukan ekspansi di Sorong Barat, Papua, pihaknya juga di Mentawai dengan investasi sebesar USD4 juta.

"Untuk yang Mentawai itu khusus offshore dengan melakukan pengeboran 900 meter di bawah laut. Saat ini masih dalam kajian mengenai lingkungan dan sebagainya," papar Kristanto. (wan)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini