Pajak UKM Bisa Dibayar Via ATM

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2013 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 04 20 832068 gccaLuYVMv.JPG Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerapkan pajak bagi sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Pajak yang ditetapkan yakni sebesar satu persen dari omzet minimal senilai Rp4,8 miliar.

Direktur P2 Humas DJP Kismantoro Petrus mengatakan mekanisme pembayaran pajak usaha beromzet tertentu dilakukan per bulan dan dapat via transfer bank. Nantinya, DJP akan memasukkan fitur pembayaran pajak UKM pada ATM.

"Setiap hari penjualannya kepada siapa saja, si A, si B atau si C di brendel  (digabung). Misalnya pada 1-30 Juli," ujarnya di kantor Pajak, Jakarta, Kamis (4/7/2013).

Kismantoro mengatakan, setelah akhir Juli, akan di kumpulkan semua data tersebut. Sehingga, pada 1 Agustus sudah dapat diketahui berapa yang harus dibayar pada bulan tersebut.

"Jadi pada 1 Agustus sudah tahu, lewat SSP diisi pajak dengan kode jenis sekian-sekian dan dibayar ke bank persepsi, bisa dilakukan melakukan transfer lewat bank," ujar Kismantoro.

Kismantoro mengatakan, nantinya pembayaran melalui mesin ATM Cash sedang dirintis. "Kalau bayar lewat cash ATM akan dirintis," tukas dia.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini