Jero Wacik Kaji Perpanjang Kontrak Total E&P

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2013 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 12 19 836028 GdfUfY0iRC.jpg Menteri ESDM Jero Wacik

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberi sinyal positif kepada Total E&P Indonesia untuk melanjutkan kontrak perpanjangan Blok Mahakam, di Kalimantan Timur yang akan berakhir 2017. Hal ini lantaran pihak Total E&P Indonesie akan memberikan investasi.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2013). "Mereka akan investasi sekitar USD7,3 miliar. Tentu akan jadi pertimbangan saya untuk memutuskan," ujarnya.

Jero menjelaskan, komitmen investasi Total E&P Indonesie merupakan bagian dari cara KKKS untuk mendorong pemerintah mempercepat upaya perpanjangan kontrak blok minyak dan gas bumi (migas) strategis tersebut.

Jero menambahkan, pihaknya juga menilai alasan Total E&P ingin mempercepat perpanjangan kontrak lantaran ada proyek investasi yang perlu dilakukan saat ini.

"Pasalnya, hasil proyek yang bakal dioptimalkan saat ini akan didapatkan hasilnya ketika kontrak telah habis," tuturnya.

Seperti yang diketahui, pemerintah melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan status pengelolaan Blok Mahakam yang akan habis di 2017 masih di evaluasi. Saat ini pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur masih dioperatori oleh Total E&P Indonesia.

"Kemarin dia(pihak total) bertemu, bertanya bagaimana prosesnya saya bilang tunggu saja, sedang kita evaluasi," ungkap Menteri ESDM Jero Wacik.

Sekedar informasi,  Total E&P Indonesie telah mengelola Blok Mahakam sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Ketika kontrak pertama berakhir pada 1997, perusahaan asal Perancis itu mendapat perpanjangan kontrak selama 20 tahun hingga 2017. (wan)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini