Tak Bayar Pajak, Pelaku UKM Gak Bakal Dikejar-kejar

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2013 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2013 07 19 20 839584 VTMUzdTgOv.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana membuat counter-counter untuk mengumpulkan pajak Usaha Kecil Menengah (UKM). Pasalnya, saat ini pegawai DJP tidak mencukupi untuk melakukan tagihan ke toko-toko.

"Kita tanya mereka mau bayar di mana, kita coba buka counter-counter di sentra-sentra itu untuk memberikan pelayanan," kata Dirjen Pajak Fuad Rahmany, di kantor Menko perekonomian, Jakarta, Jumat (19/7/2013).

Fuad menambahkan, untuk menempatkan counter pembayaran pajak tersebut, maka DJP akan bekerja sama dengan pengelola gedung UKM tersebut.

"Jadi orang yang ada, kepakai untuk yang ada. Kita usahakan ada, tidak mungkin di toko, karena harus bayar lagi. Tapi kita kerja sama dengan pengelola gedung, minta tempat buat kita untuk buka counter," jelas dia.

Menurutnya, penarikan pajak UKM tersebut memang terhitung dari 1 Juli, namun penarikannya bisa dilakukan pada September. Fuad menambahkan, DJP tidak akan memburu UKM yang tidak membayar pajak tersebut.

"Jadi tidak usah khawatir, kita juga enggak kejar-kejar, UKM enggak harus takut. Selama ini kan harusnya mereka tidak bebas pajak, tapi mereka tidak bayar pajak, tapi kita enggak kejar," jelasnya.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini