Len Industri Baru Rampungkan 6 Interlocking Land

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2013 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2013 08 19 320 851914 1VvDcQqv9Y.jpg Ilustrasi. (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - PT Len Industri (Persero) menyatakan perkembangan proyek sistem persinyalan elektrik (interlocking land) Lintas Utara ke Lintas Selatan dari stasiun Cirebon ke Surabaya masih minim. Pasalnya, dari 56 stasiun kereta api baru terselesaikan 6 stasiun.

Humas Len Industri Boby Sumarsono mengatakan, walaupun yang terselesaikan baru 6 stasiun dari 56 stasiun, pihaknya tetap menargetkan akan menyelesaikan pengerjaan sistem. Adapun stasiun yang telah rampung yakni Rujakan, Warurun, Babakan, Losari, Tanjung, dan Brebes.

"Kami yakin selesai tepat waktu yang telah ditentukan pada tahun depan, karena pengerjaan sisanya kita lakukan paralel," ungkap Boby kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/8/2013).

Menurut Boby, pengerjaan sistem ini dilakukan secara terus menerus tanpa menunggu rute selanjutnya selesai. Dia melanjutkan, saat ini Tim Len sudah berangkat dari Semarang.

"Kita paralel, 6 beres yang lain belum sama sekali enggak benar, tetap jalan. Namun untuk Bojonegoro ke Surabaya memang belum berjalan karena kendalanya over load, Bojonegoro-surabaya sudah selesai tinggal produksi saja," katanya.

"Ini agak rumit yang di sini kita harus impor ke Jerman, masih kerja sama dengan Siemens, itu prosesornya terkait dengan safety. Kan yang dibawa ini penumpang harus sesuai standar," tambah dia.

Lebih lanjut Boby mengungkapkan, proyek persinyalan elektrik ini menelan biaya Rp1,8 Triliun, dana ini merupakan dari APBN yang bekerja sama dengan Pemerintah. "Totalnya Rp1,8 triliun itu menggunakan dana APBN kerjasama dengan Dirjen PT Ka kementerian perhubungan," tandasnya.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini