nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahaya! 28 Juta Jiwa Rentan Miskin

Petrus Paulus Lelyemin, Jurnalis · Senin 23 September 2013 18:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 09 23 20 870631 z4SzsXerYI.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menilai pemerintah perlu memasukan perkiraan pertumbuhan angka masyarakat rentan miskin dalam perkiraan pertumbuhan kemiskinan untuk dijadikan landasan pengambilan kebijakan ke depannya.

Anggota Banggar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Dolfie OFP menyatakan tingginya angka masyarakat rentan minskin harus masuk dalam proyeksi kemiskinan yang disusun pemerintah karena angka tersebut terus mengalami peningkatan.

"Tahun 2009 angka rentan miskin itu sekitar 26 juta jiwa. Di tahun 2013 ini sudah mencapai 28 juta jiwa," ungkap Dolfie dalam Rapat Panja yang berlangsung di Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2013).

Menurut dia, anggaran pemerintah yang telah direalisasi untuk penanganan angka rentan miskin sudah menghabiskan kurang lebih Rp 500 triliun. Untuk itu pemerintah seharusnya serius melihat pergerakan pertumbuhan angka rentan miskin ini.

"PNPM Mandiri, misalnya. Ini proyek kan sebenarnya untuk menanggukangi itu. Kenapa proyeksi pemerintah tidak termasuk angka rentan miskin?" tandas Dolfie.

Fraksi PDI-P sendiri, menurut Dolfie mendesak peroyeksi angka kemiskinan dimasukan dalam proyeksi asumsi pemerintah untuk tahun 2014 yang telah dibahas.

Dolfie juga dalam kesempatan tersebut meminta pemerintah menyiapkan pemaparan untuk menginformasikan kepada DPR penyebaran investasi dan pembangunan, dari proyeksi yang telah dipaparkan, per regio atau daerah di Indonesia.

(wdi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini