Perda Pajak Warteg di Jakarta Akan Direvisi

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Minggu 06 Oktober 2013 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 06 320 877369 1AMtmkXU4P.jpg Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak bagi rumah makan warteg (warung Tegal) dinilai memberatkan para pengusaha kecil dan menengah. Oleh sebab itu Perda tentang pajak warteg bakal direvisi.

 

"Perdanya kan sudah ada, tapi ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (06/10/2013).

 

Jokowi mengatakan pihaknya akan mengupayakan dilakukan revisi agar usaha kecil seperti warteg tidak dibebani dengan pajak. Ia menilai masih banyak objek-objek pajak yang lebih layak untuk dikenakan pajak ketimbang harus membebani usaha-usaha yang dimiliki rakyat kecil.

 

"Nanti akan kita mintakan revisi lagilah. Masa warteg kecil-kecil, kayak kita kurang objek pajak saja. Kan objek pajak banyak sekali. Gede-gede saja banyak yang belum, masa ngurusin yang kecil-kecil seperti itu," tukasnya.

 

Ia berjanji untuk tidak membebani usaha rakyat kecil dengan pungutan-pungutan pajak yang memberatkan. "Ya tanyakan ke pengusaha wartegnya dong tanggapan soal pajak warteg. Musti senang mereka kalau enggak kena pajak," tegasnya. (rez)

 

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini