nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

"9 Miliar USD100 Sudah Beredar & Harus Dilindungi"

Silvia Ramadhani, Jurnalis · Rabu 23 Oktober 2013 12:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2013 10 23 20 885594 qWthe8P11Y.JPG Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat (AS), the Fed, menerbitkan pecahan USD100 baru, yang lebih sulit untuk dipalsukan. Pecahan USD100 di redesain, lantaran paling banyak diedarkan di luar AS.

"Ada 9 miliar uang dolar AS pecahan USD100 di seluruh dunia, dan untuk melindungi uang tersebut dinas rahasia dan departemen Keuangan AS telah bekerja dengan sangat hati-hati," ujar Chief Cashier US Federal Reserve Michael Lambert di Pusat Kebudayaan Amerika, Pasific Place, Rabu (23/10/2013).

AS sendiri, memiliki sirkulasi uang sebesar USD1,15 triliun, dan kurang dari seperseratusnya atau 1 persennya merupakan uang palsu. Pecahan dengan wajah Benjamin Franklin ini, merupakan pecahan terbesar, sejak AS menghentikan pecahan USD500, USD1.000, dan USD10.000 pada 1969.

Para pejabat AS mengatakan pecahan USD100 adalah denominasi yang paling sering dipalsukan dari mata uang AS di luar daerahnya, karena sirkulasi yang luas di luar negeri. Sementara untuk di Amerika Serikat, pecahan USD20 merupakan yang paling sering dipalsukan.

Sementara pecahan USD100 yang lama, akan bertahan selama 15 tahun, sebelum akhirnya akan kadaluwarsa dan ditarik dari peredaran. Pecahan US100 merupakan pecahan terbesar di AS yang dikenal juga dengan "Benjamins", yang diambil dari nama mantan Presiden AS Benjamin Franklin.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini