Ciputra, Tokoh di Balik Taman Impian Jaya Ancol

Yuni Astutik, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2013 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 30 474 889141 FcvNsGqZtB.jpg (Foto: skyscrapers)

JAKARTA - Sebagai kawasan wisata, ternyata Ancol sudah berdiri sejak abad ke-17. Keindahannya telah memesona banyak kalangan, termasuk Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Namun, keindahan itu sempat hilang dan sirna sebagai tempat wisata saat sungai Ciliwung luber dan menumpahkan lumpurnya. Demikian seperti dikutip dari buku "Mewujudkan Impian Anak Negeri", Rabu (30/10/2013).

Namun, melalui inisiatif Presiden RI, Soekarno kala itu, dia memerintahkan Gubernur DKI Jakarta, Soemarno sebagai pelaksana pembangunan Taman Impian Jaya Ancol (TIJA). Gagasan tersebut baru terlaksana saat Ali sadikin menjabat sebagai Gubernur Jakarta selanjutnya.

"Jakarta harus memiliki tempat rekreasi," kata Ali Sadikin kala itu.

Akhirnya, bagai botol yang bertemu dengan tutupnya, Ali Sadikin  bertemu deengan Ciputra. Ciputra menawarkan ide bagaimana perlunya tempat rekreasi di Jakarta.

Ciputra merupakan pendiri TIJA. Dia yang memberikan masukan, termasuk Ancol sebagai area rekreasi. Ciputra kala itu melihat ada sebuah lahan luas di Jakarta Utara yang bisa dijadikan tempat wisata.

Staf Gubernur DKI Jakarta kala itu, Wardiman Djojonegoro mengemukakan, jika Ali Sadikin sangat mendukung ide Ciputra. Ide bahwa Jakarta harus memiliki taman rekreasi besar.

"Kejelian Ciputra bukan hal baru. Pak Ci, seorang visioner, dia bisa melihat potensi pemanfaatan suatu kawasan," kata Urban Design Director Senior Associate Design+Planning AECOM Singapore Pte.Ltd, Sibarani Sofian.

(nia)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini