Jurus Ciputra "Meramu" Taman Impian Jaya Ancol

Yuni Astutik, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2013 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 30 474 889278 HrZa98htyq.jpg Doc: PJAA

JAKARTA - Ciputra bukan orang baru di dunia properti Indonesia. banyak pemikiran serta idenya yang sudah mengharumkan nama bangsa.

Salah satu hasil jerih payahnya adalah pengembangan kawasan wisata Taman Impian jaya Ancol. Demikian seperti dikutip dari buku "Mewujudkan Impian Anak Negeri", Rabu (30/10/2013).

Staf Gubernur DKI Jakarta kala itu, Wardiman Djojonegoro mengatakan, pada awal pembangunan kawasan wisata itu, Ancol masih berupa rawa-rawa. "Ciputra mereklamasi rawa-rawa itu, kemudian dijadikan jalur hijau sebagai tempat rekreasi," katanya.

Sejak berdirinya pada 1966, Taman Impian Jaya Ancol memang sudah ditujukan sebagai kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkantujuan tersebut, Pemprov DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya Tbk (PJAA) sebagai badan pelaksana pembangunan proyek Ancol.

Pembanguna proyek tersebut dibuat secara bertahap. Hal itu dikarenakan menyesuaikan tingkat perekonomian nasional serta daya beli masyarakat.

Ancol memulai bisnis pertamanya dengan mendirikan saung-saung di tepi pantai. Jalanan masih belum diaspal dan belum ada listrik.

"Kalau malam menggunakan obor, terlihat artistik. Sambutan masyarakat kala itu luar biasa, mereka antre samapi Jalan Gunung Sahari," kata Aryanto Tjahjadi, yang hingga kini masih aktif sebagai advisor di Ancol.

terus terang, lanjutnya, kita tak mengerti apa itu rekreasi. Pengelolaannya kala itu hanya modal nekad. Meski begitu harus tetap membuat master plan, agar tidak membuat kesalahan yang fatal.

"Master plan ini menggamabrkan keseluruhan visi dan misi pembangunan dan pengembangan Ancol," tandasnya.

(nia)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini