Ciputra Bangun Disneyland Bernuansa Timur di Indonesia

Yuni Astutik, Jurnalis · Rabu 30 Oktober 2013 17:41 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 30 474 889413 MCegOvLhkG.jpg (Foto: skyscrapers)

JAKARTA - Awal berdirinya Taman Impian Jaya Ancol ditandai dengan dibangunnya teater mobil pada 1970. Ini adalah sebuah wahana untuk menonton film dengan layar besar di halaman terbuka.

Dikutip dari buku "Mewujudkan Impian Anak Negeri", Rabu (30/10/2013), hal tersebut lalu dilanjutkan dengan pembangunan Hailai, kemudian dilanjutkan dengan cottage Putri Duyung.

Tahap selanjutnya adalah kehadiran theme park pertama pada 1986, yaitu Dunia Fantasi (Dufan). Selain itu, ada destinasi lainnya yaitu Sea World Indonesia, Gondola serta panggung musik.

Pengelolaannya kala itu hanya modal nekad. Meski begitu harus tetap membuat master plan, agar tidak membuat kesalahan yang fatal. "Master plan ini menggambarkan keseluruhan visi dan misi pembangunan dan pengembangan Ancol," kata Aryanto Tjahjadi, yang hingga kini masih aktif sebagai advisor di Ancol.

Dengan modal tersebut, kini di atas lahan seluas 552 hektar (Ha) telah berdiri 101 area besar wahana rekreasi dan hiburan. "Kita menggunakan orang luar hanya sebagai konsultan. Master plan oleh orang Amerika, setelah dibuat para arsitek Indonesia merealisasikannya," katanya lagi.

Dijelaskan lagi, Indonesia dinilai mampu membuat karya yang besar. Dufan adalah realisasi dan karya anak bangsa. "Ciputra selalu bilang, kita bisa membangun Disneyland di Indonesia yang bernuansa Timur," kata salah satu desainer yang terlibat langsung sejak awal Dufan berdiri, Isnaini.

(nia)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini