Image

Terapkan Ekonomi Syariah, RI Hadapi 2 Tantangan Ini

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 19 November 2013, 19:10 WIB
https img o okeinfo net content 2013 11 19 457 899541 3dz4gxO41k jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) ingin menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia. Hal ini didasari dengan mayoritas penduduk beragam Islam dan pertumbuhan ekonomi syariah yang sedang meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Chief Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan mengatakan, untuk Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia setidaknya ada dua hal yang harus diselesaikan.

"Tantangan yang pertama yakni mengenai kredibilitas syariah di Indonesia yang masih belum kuat untuk dipertanggung jawabkan," ungkap Anton saat ditemui di Menara Bank Danamon, Jakarta, Selasa (19/11/2013).

Anton menilai, hal ini mengingat karena masih banyak orang yang menilai bank syariah yang merupakan anak perusahaan bank konvensional memiliki sistem kerja yang sama hanya memakai istilah yang berbeda.

"Mungkin Bank Muamalat yang lebih kredibel, yang lain itu belum syariah banget. Untuk itu Dewan Syariah itu mampu mengkredibelkan ini atau tidak?," ucapnya.

Lanjut Anton mengungkapkan, yang kedua adalah perbankan di Indonesia harus memikirkan cara untuk bagaimana produk-produk syariah mudah dikenal dan diingat oleh masyarakat Indonesia.

"Secara natural saja kalau orang umum apakah mereka familiar dengan istilah produk-produknya, terkadang bingung mau mengucapkan produk seperti misalnya murabahah, atau yang lain," tuturnya.

Sehingga, Anton meminta untuk bagaimana perbankan syariah untuk mengemas sebuah produk syariah layaknya produk-produk perbankan konvensional.

Dengan begitu, lanjut Anton mengatakan langkah awal melewati tantangan tersebut paling tidak Indonesia sudah mampu menyaingi ekonomi syariah di negara tetangga Malaysia.

"Jika dua itu teratasi, baru kemudian nanti di saat bersamaan bisa saja, Malaysia kan pusat syariah Asia Tenggara, kalau ini diperbaiki bisa menarik (nasabah) mereka ke sini," tandasnya.

Sebelumnya, dalam pidato pencanangan Gerakan Ekonomi Syariah (Gres) SBY menjelaskan, ekonomi syariah sebagai agenda nasional agar terus berupaya memiliki sistem ekonomi yang adil dan sejahterakan rakyat.

"Melalui agenda pencanangan GRES ini berperan aktif untuk pengembangan ekonomi syariah. Dan menjadikan pusat keuangan ekonomi syariah dunia yang terintegrasi dengan basis sistem syariah" insya Allah akan dikabulkan, ini esensi islam rahmatlilalamin," jelasnya.(rez)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini