Kemenkeu Belum Terima Bass Metalica Jokowi dari KPK

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 20 November 2013 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2013 11 20 20 900112 C9cIOJAanI.jpg Gubernur DKI Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Kekyaan Negara (DJKN) kembali menerima barang gratifikasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Barang-barang dari KPK ini, nantinya akan menjadi Barang Milik Negara (BMN).

Melansir keterangan yang diterbitkan DJKN, Rabu (20/11/2013), adapun barang-barang yang diserahkan antara lain, BlackBerry, kalung mutiara, jam tangan merk Swiss Army, Alexander Christy, Guess, Bolpoint Mont Blanc, tas kulit buaya, ceramic mini tea set, kain batik, sutera, kemeja, baju koko, hingga voucer belanja.

Namun, yang menarik perhatian adalah barang gratifikasi yang dulu disita dari Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi. Satu bass yang dulu diberikan oleh bassis Metalica Robert Trujillo ini, masih enggan diberikan oleh KPK.

KPK menjelaskan, hal ini lantaran ada pengkajian, apakah bass tersebut akan dilelang atau dipajang di etalase agar menjadi pembelajaran masyarakat.

Sementara barang yang telah diserahkan kepada DJKN, akan dilakukan pengelolaannya sesuai PMK Nomor 03 Tahun 2011 tentang pengelolaan BMN dari gratifikasi. Barang-barang yang ditetapkan menjadi BMN tersebut, selanjutkan akan dilelang, dan hasilnya akan masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Bukan Pajak (PNBP).

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini