Komisi XI Setujui BMN Sukuk 2014 Rp19,46 T

Petrus Paulus Lelyemin, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2013 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 03 20 906593 D5cPiVRoiH.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui usulan pemerintah terkait penggunaan Barang Milik Negara (BMN) sebagai aset yang menjamin (underlying asset) Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias Sukuk 2014.

Direktur Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan mengatakan, dari Rp104,06 triliun total BMN yang telah disahkan oleh DPR, pemerintah meminta persetujuan DPR agar Rp19,461 triliun dari total aset tersebut digunakan sebagai aset SBSN 2014.

"Kami meminta persetujuan DPR untuk menggunakan Rp19,461 triliun dari total aset BMN sebagai aset SBSB yang akan diterbitkan 2014," tuturnya, dalam Rapat Kerja Menteri Keuangan bersama Komisi XI DPR RI, di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Robert menjelaskan, total BMN yang akan digunakan sebagai aset SBSN ini terdiri dari 1.050 unit dalam bentuk tanah dan bangunan. Menurut dia langkah ini perlu untuk menjamin keberadaan SBSN yang umurnya kurang lebih satu tahun.

"Penerbitan SBSN tentu tidak saja pada jumlah yang kami usulkan sekarang. Ada juga yang dijamin lewat proyek. Itu yang tenornya lima tahun ke atas," ungkapnya.

DPR sendiri mengharuskan pemerintah untuk mengkaji lebih dalam kemungkinan diasuransikannya BMN yang akan diunakan sebagai aset SBSB.

"Tolong diasuransikan BMN ini, khususnya yang digunakan sebagai aset SBSN. Kalau tidak bagaimana juga suatu haru harus diambil," tutur anggota Komisi XI dari Partai Golkar, Nusron Wahid.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini