nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Terus Godok Sertifikasi Impor Kayu

Hendra Kusuma, Jurnalis · Rabu 18 Desember 2013 10:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2013 12 18 320 913893 i6udsLBYtC.jpg Ilustrasi ( Foto : Reuters)

JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi mengatakan bahwa pemerintah sedang mengkaji ulang aturan importasi kayu. Kayu hasil impor harus memiliki sertifikat yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

"Sekarang kita sedang menggodok, kita masih cari sertifikasinya apa, tapi kurang lebih tingkat isi daripada sertifikasi itu mirip seperti Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) kita," kata Bayu usai Rakor di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Bayu menyebutkan, dengan hampir memiliki kesamaan sertifikasi, dirinya juga mewajibkan para eksportir Indonesia dapat menerapkan SVLK yang tentunya juga mewajibkan importir Indonesia juga diharuskan menerapkan SVLK.

"Tapi tentunya SVLK itu kan sertifikat Indonesia, kita lihat di negara-negara asal kayunya itu apa, nanti kita lihat bagaimana mekanismenya," tambahnya.

Masih dikajinya sertifikasi kayu impor tersebut. Bayu mengatakan masih mencari mekanisme yang benar antara menggunakan sertifikasi preshipment atau onload.

"Jadi artinya pada saat itu dibongkar di indonesia. Itu yang sedang kita cari mekanismenya," jelasnya.

Mekanisme itu, kata Bayu tentu harus memenuhi kriteria-kriteria yang sudah ditentukan pada sebelumnya. Di mana legalitas menjadi keharusan yang harus dilakukan.

"Tidak melanggar hal-hal yang selama ni menjadi perhatian seperti aspek lingkungan," tutupnya. (kie)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini