"Investasi Ustadz Yusuf Mansyur Masuk Kategori Bodong"

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 24 Desember 2013 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2013 12 24 320 916648 8YvAS8LurO.jpg Ustadz Yusuf Mansyur (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meminimalisir potensi investasi bodong yang merugikan masyarakat pada tahun depan. Investasi yang dimaksud adalah mengumpulkan dana kelolaan untuk membangun beberapa proyek.

"Kami tidak ingin investasi bodong seperti Ustadz Yusuf Mansyur terulang kembali," ucap Muliaman di Gedung OJK, di Jakarta, Senin 23 Januari malam.

Kendati demikian, Muliaman mengakui walaupun tidak terbukti merugikan masyarakat, investasi Ustadz Yusuf Mansyur tetap termasuk kategori investasi bodong.

"Sebagai OJK kita implementasikan amanat undang-undang yang jelas seperti kasus investasi bodong Ustadz Yusuf Mansyur. Kalau dia melibatkan sekian ratus orang masyarakat apa yang harus dilakukan oleh undang-undang tadi. Harus diawasi," paparnya.

Muliaman mengatakan, potensi investasi bodong memang sulit akan hilang dalam waktu cepat. Namun dirinya mempunyai beberapa langkah untuk menghindarkan masyarakat terkena investasi bodong.

"Ya tetap kami akan terus meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat calon pembeli investor. Itu kan bsa terjadi di mana mana niatnya menipu. Salah satu cara kita dari segi pengetahuan calon pembeli tidak mudah diming-imingi," jelas Muliaman.

Selain memberikan edukasi, OJK lanjut Muliaman juga telah memberikan nomor kontak yang bisa dihubungi apabila ada investasi bodong serta akan langsung menindak dan mencarikan jalan keluar jika ada aduan yang merugikan masyarakat secara tidak normal.

"Melalui cara ini, saya berharap investasi bodong tidak akan muncul lagi di Indonesia. Jadi OJK ada dua sisi depan melakukan pengetahuan agar masyarakat tidak mudah diiming-imingi kemudian dengan mekanisme penyelesaian," pungkasnya. (kie)

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini