nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jepang Minta Maaf Sebabkan Macet di Indonesia

Petrus Paulus Lelyemin, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2014 19:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 01 21 320 929685 D3OvM0ks13.jpg Ilustrasi. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

JAKARTA - Tingkat investasi perusahaan Jepang di Indonesia tidak diragukan lagi sumbangsihnya bagi perekonomian Tanah Air. Namun, ketertarikan perusahaan-perusahaan Negeri Sakura tersebut pernah mengisahkan sebuah cerita unik.

Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa dalam sebuah kunjungan ke kantor parlemen Jepang, dia mendapat keluhan dari seorang anggota parlemen Jepang tentang parahnya kemacetan di Jakarta.

"Keputusan Jepang memang sangat mulus untuk investasi di Indonesia, tapi saya pernah mendatangi parlemen Jepang dan mereka bilang ada salah satu CEO perusahaan Jepang datang ke Indonesia pada pukul lima sore," tuturnya dalam Seminar Nasional, Indonesia Investor Forum 3, di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2014).

"Ketika masuk tol Cengkareng sampai pertengahan, dia malah pulang lagi ke Jepang karena macet," lanjutnya.

Dirinya sempat menanggapi anggota parlemen Jepang itu dengan gambaran tentang perbandingan tingkat pengguna kendaraan bermotor di Indonesia dan Jepang. "Saya jawab, pasar motor di Jepang cuma 500 ribu unit. Sedangkan pasar motor di Indonesia hampir 8 juta unit," jelasnya.

Membalikkan keluhan anggota dewan itu, anggota komisi VI DPR RI ini menjelaskan, hampir semua pengguna motor di Indonesia lebih memilih membeli motor buatan Jepang. "Sebanyak 90 persen orang Indonesia suka motor Jepang sehingga 90 persen motor di Indonesia adalah motor Jepang. Mendengar itu, parlemen Jepang minta maaf karena Jepang yang ternyata bikin macet Indonesia," tambahnya dengan senyum.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini