nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PTPN Tak Boleh IPO, Kalau..

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2014 20:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 01 30 320 934223 skGO40jkZw.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berencana akan memprivatisasi kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah diajukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dua BUMN tersebut, yakni PTPN V dan PTPN VII agar dapat melakukan Initial Public Offering (IPO).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, PTPN VII merupakan adalah kelanjutan IPO pada 2012. Saat itu, keputusan masih ditunda, lantaran adanya penyatuan (holding).

"Waktu itu kita hold sampai keputusan mengenai holding itu berjalan karena ada grand strategy dari kementerian BUMN untuk melakukan holding agar perusahaan perkebunan lebih solid, lebih kuat dan lebih besar," jelas Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (30/1/2014).

Hatta menambahkan, pada prinsipnya dia memahami IPO penting guna menambah arus modal, menjadi efisien dan melakukan perluasan lahan dan replanting.

"Namun kita memberikan catatan, yang pertama holding harus diselesaikan terlebih dahulu oleh karena itu akan segera rapat karena sudah diajukan kepada presiden karena merupakan bagian dari grand strategy BUMN," jelasnya.

Hatta menambahkan, syarat yang kedua yakni diperlukan pembenahan Management, efisiensi meningkatkan kinerja dan ketiga adalah timing, pricing, sizing menjadi penting. Hatta pun mempertanyakan, apakah saat ini tepat atau tidak.

Oleh sebab itu, keputusannya akan melibatkan Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, Menteri BUMN dan Menteri Perekonomian. "Grand desain sudah dari BUMN tentu harus melalui rapat kabinet," ujar Hatta.

()

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini