nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Urusi Biofuel, Pertamina dan PTPN IV Ciptakan Anak USaha

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 03 Februari 2014 17:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 02 03 19 935475 wamHUERpKM.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) sepakat untuk bersinergi mengembangkan bisnis biofuel terintegrasi.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina M Afdal Bahaudin dan Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis PTPN IV Memed Wiramihardja di Jakarta baru-baru ini.

Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina M Afdal Bahaudin mengatakan, kerjasama kedua perusahaan akan diawali dengan pelaksanaan studi bersama untuk pengembangan bisnis biofuel terintegrasi. Studi bersama dilakukan untuk mengkaji nilai keekonomian bisnis biofuel kedua perusahaan.

"Pada tahap awal, kapasitas produksi biofuel akan dimulai pada level 10 ribu barel per hari. Dengan kerjasama ini, menunjukkan bukti komitmen perusahaan terhadap upaya pemanfaatan sumber daya energi terbarukan di dalam negeri sehingga impor BBM dapat dikurangi," ungkap Afdal melalui siaran persnya, Jakarta, Senin (3/2/2014).

Direktur Perencanaan & Pengembangan Bisnis PTPN IV Memed Wiramihardja mengatakan, dalam kerja sama ini PTPN IV dengan dukungan Pertamina akan mengintegrasikan bisnis hulu dan hilir perkebunan sawit. Menurutnya, Indonesia menyimpan potensi besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional melalui produksi biofuel.

Karena itu, untuk meminimalisir risiko bisnis karena fluktuasi harga, Memed mengusulkan  pembentukan satu anak perusahaan yang bergerak dari hulu (kebun) sampai ke hilir (produk akhir). 

"Sehingga nanti produknya bukan crude palm oil (CPO), tetapi green diesel atau biofuel," jelasnya.

Menurut Memed, studi bersama yang akan dibuat akan mengarah pada pembentukan anak perusahaan tersebut. Diperkirakan studi bersama se­lesai pada April 2014, dan jika disepakati bersama, Juni 2014 sudah bisa dieksekusi.

Saat ini, produksi CPO PTPN IV mencapai sekitar 2.500 ton per hari. Diperkirakan, dalam 10 tahun ke depan, produksi CPO PTPN IV mencapai 3.500 ton per hari.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini