Kadin Sambut Baik Pemberlakukan UU Perdagangan

Petrus Paulus Lelyemin, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2014 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 12 320 939641 NDF5yLM4RU.jpg Suryo Bambang Sulisto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Undang-Undang Perdagangan telah disahkan DPR. Sambutan baik datang dari kalangan pengusaha terkait kehadiran undang-undang tersebut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto menyepakati adanya regulasi tersebut, mengingat selama ini Indonesia belum memiliki landasan hukum perdagangan.

"Oh, ya, biar jelas (perdagangannya). Soalnya, kita mengikuti zaman Belanda dulu. Sudah saatnya punya undang-undang," tutur Suryo ketika ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Suryo menilai, aturan pencabutan izin terhadap importir dan eksportir yang terbukti melanggar, merupakan langkah positif untuk memacu disiplin dan keteraturan aktivitas dagang di Indonesia.

"Saya kira itu (penting) supaya lebih disiplin, bisa teratur, dan terukur," ujarnya.

Dia menilai, tindak eksportir dan importir yang tidak bertanggung jawab bisa menyebabkan kerugian bagi semua pihak, terutama publik sebagai konsumen. "Kalau importirnya yang nakal, eksportirnya juga, dan tidak mencantumkan nilainya secara benar, itu, kan merugikan," kata dia.

Seperti diketahui dalam regulasi baru perdagangan ini, diatur beberapa hal terkait dengan perdagangan ekspor, impor, perdagangan jasa, dan perdagangan perbatasan. Para eksportir dan importir wajib memiliki izin impor dari pemerintah. Ini tertera dalam Bab V tentang Perdagangan Luar Negeri.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini