Koordinasi Informasi Ciptakan Stabilitas Harga Pangan

Hendra Kusuma, Jurnalis · Rabu 12 Maret 2014 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 12 320 953814 qAyDxBgIIa.jpg Muhammad Lutfi (Foto:Hendra/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menggelar rapat kerja 2014. Di mana, pada rapat kerja kali ini mengusung tema implementasi UU Perdagangan untuk mendukung stabilisasi harga, peningkatan ekspor, diplomasi perdagangan, dan kebijakan strategis perdagangan.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, pada tema rapat kerja (raker) 2014 ini, dirinya meminta adanya koordinasi informasi mengenai pasokan barang atau produk pangan nasional. Hal itu dilakukan agar ketika terjadi kendala dapat teratasi dan tetap menciptakan stabilisasi harga.

"Seperti cabai dan bawang Jatim pascaerupsi Kelud, secara nasional tidak masalah kebutuhan cabai, tapi setelah erupsi harga cabai naik, makanya caranya bagaimana koordinasi informasi suplai dan demand terjadi," kata Lutfi di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (12/3/2014).

Tidak hanya itu, Lutfi juga menjelaskan mengenai pasokan beras di Pasar Cipinang yang awalnya selalu didominasi oleh produk asal Pulau Jawa. Namun, setelah adanya koordinasi informasi mengenai suplai dan demand terjadi, ketika bencana akan dipasok dari wilayah lain.

"Beras Cipinang itu dari Jawa lagi, tetapi Sulsel yang mendominasi, karena itu mengantisipasi banjir, ini sebagai terobosan, agar harganya menjadi stabil," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini