Share

Pencairan 10 Ribu Dolar Singapura Akan Dilarang di Indonesia

Hendra Kusuma, Jurnalis · Jum'at 21 Maret 2014 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2014 03 21 457 958903 TAic1thrH9.jpg (Foto: google images)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Transaksi Keuangan (PPATK) berencana meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengeluarkan surat edaran yang melarang pencairan pecahan uang 10 ribu dolar Singapura di Indonesia. Sebab, transaksi tersebut menurut PPATK sering dilakukan oleh para koruptor.

Direktur Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman mengungkapkan, untuk di pusat kota seperti Indonesia pihak manajemen Mandiri belum pernah melihat sama sekali, jika memang benar uang asal Negeri Singa itu beredar di Indonesia.

"Aduh, saya enggak lihat. Mungkin yang operasinya di Batam," jelas Andul di Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Abdul melanjutkan, bahwa hingga saat ini Bank Mandiri belum pernah melihat pecahan 10.000 dolar Singapura dilakukan di Indonesia. "Kita transaksi cash jarang sekali. Kalau ada tukar di sentra-sentra turis," tambahnya.

Menurut Abdul, pecahan 10 ribu dolar Singapura merupakan uang yang bernilai besar sekali. Dirinya pun mengaku tidak mengetahui jika uang itu di Rupiahkan berapa totalnya.

"Itu tanya di money changer. Saya tak tanya sama teman-teman di Singapura," tutupnya.

Sebelumnya, beberapa menteri dan wakil menteri bidang ekonomi juga belum pernah melihat uang pecahan 10 ribu dolar Singapura  yang seperti PPATK laporkan. Namun, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan setuju jikalau ada larangan transaksi dengan pecahan uang tersebut.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini