ABM Investama Cetak Pendapatan USD777 Juta

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 03 April 2014 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2014 04 03 278 964637 x3dhfvg8oN.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan pendapatan USD777,02 juta pada tahun 2013. Sementara laba bersih yang dicetak perseroan mencapai USD4,60 juta.

Tiga segmen bisnis Perseroan yaitu kontraktor dan tambang batu bara, jasa, dan manufaktur masing-masing berkontribusi sebesar 58,06 persen, 36,73 persen, dan 5,21 persen terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan di tahun 2013.

 

“Kami menghadapi kenyataan kondisi industri pertambangan, khususnya batubara, yang belum pulih, oleh karena itu manajemen Perseroan terus berupaya untuk memperkuat proses bisnis internal, sistem, dan keuangan di seluruh entitas anak kami,” kata  Presiden Direktur ABM Andi Djajanegara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/4/2014).

 

Segmen kontraktor dan tambang batu bara tercatat membukukan pendapatan sebesar USD451,17 juta di tahun 2013. Di tengah kondisi pasar batubara thermal yang sulit, penjualan batubara PT Reswara Minergi Hartama, entitas anak ABM, meraih pencapaian tertinggi dalam sejarah yaitu sebesar 5,3 juta ton atau naik sebesar 14 persen.

 

Segmen terbesar kedua yakni segmen jasa menghasilkan total pendapatan sebesar USD285,38 juta, di mana sewa mesin dan pembangkit tenaga listrik memberikan kontribusi pendapatan sebesar USD132,93 juta. Jumlah listrik yang dihasilkan dari jasa penyewaan mesin mencapai 4.642 juta kwh, 8 persen lebih tinggi dari tahun 2012, merupakan sebuah pencapaian tertinggi bagi PT Sumberdaya Sewatama, entitas anak ABM.

Logistik dan sewa kapal memberikan kontribusi pendapatan sebesar USD101,30 juta. Jumlah aktivitas pengangkutan batu bara dari entitas anak PT Cipta Krida Bahari (CKB) tercatat naik 42 persen menjadi 6,51 juta metrik ton di tahun 2013.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini