nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Premi Asuransi Industri Migas Tembus Rp1 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 03 April 2014 14:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 04 03 457 964875 WM3ap81zZn.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Dengan eksplorasi sektor minyak dan gas bumi (migas) secara masif, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyatakan premi bruto lini usaha asuransi pengeboran minyak didaratan (energy in shore) mengalami pertumbuhan paling tinggi pada 2013 dibandingkan tahun 2012.

Ketua Departemen Statistik, Informasi, dan Analisa AAUI, Dadang Sukresna mengatakan, premi bruto lini usaha asuransi energy in onshore di 2013 mencapai Rp1 triliun atau meningkat 731 persen dibandingkan tahun 2012 yang hanya Rp127,64 miliar.

"Premi di lini usaha ini meningkat signifikan, ada proyek yang cukup besar sehingga dibuka Rp1 triliun lebih atau 731 persen," ucap Dadang saat konfrensi pers di Kantornya, Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Dadang menambahkan, sedangkan klaim bruto 2013 usaha energy on shore menempati angka yang signifikan yaitu mencapai 576 persen dari Rp36 juta menjadi Rp 250 juta.

"Peningkatan klaim tersebut disebabkan oleh meningkatnya premi asuransi. Klaim bruto terbesar juga terdapat pada energy onshore," tukas dia.

Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan kinerja industri asuransi umum sepanjang pada tahun 2013 lebih baik dibandingkan pada tahun 2012.

Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor mengatakan, ini dapat dilihat dari dua indikator utama, yakni pertumbuhan premi dan klaim bruto.‬ Secara umum apa yang terjadi di tahun 2013 dibandingkan tahun 2012 performance asuransi umum lebih baik.

‪Dalam laporannya, Julian menjelaskan jumlah premi bruto asuransi umum tahun 2013 tercatat sekira Rp46,8 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 20,1 persen dibandingkan tahun 2012 yang tercatat sebesar sekira 38,9 triliun.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini