nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Barclays Berencana PHK 14 Ribu Karyawannya

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Sabtu 10 Mei 2014 04:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 05 09 213 982692 VjtLBFyfmq.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

LONDON - Salah satu bank terbesar di Inggris, Barclays, berencana untuk melakukan pemotongan tenaga kerja tahun ini. Barclays berencana memotong 14.000 pekerjanya tahun ini, lebih tinggi dari yang diharapkan 10.000-12.000.

Kepala Eksekutif Barclays Antony Jenkins mengatakan, untuk membuat Barclays sebagai bank yang seimbang, maka diperkirakan pemotongan tenaga kerja akan mencapai 19.000 orang pada akhir 2016. Langkah Barclays ini mendapat sambutan investor, dan mengirimkan sahamnya naik lebih dari 5 persen.

Ini termasuk pemberhentian 7.000 orang di unit investasi pada akhir tahun 2016, dengan demikian para karyawan akan menyusut 30 persen secara keseluruhan. Jenkins harus kembali fokus pada fungsi konvesional, menjadi bank rite, ketimbang menjadi bank investasi.

Harga saham Barclays naik 5 persen pada awal perdagangan Kamis, karena pasar menyambut baik pengumuman tersebut. Analis di Citi menggambarkan keputusan ini sebagai akal sehat, dan menambahkan mereka harus menerima ini dengan baik.

"Regulasi telah menjadi jauh lebih jelas, dan regulasi telah memberikan dampak pada bisnis investasi perbankan," kata Jenkins seperti dilansir dari CNBC, Sabtu (10/5/2014).

"Kami juga melihat bahwa iklim ekonomi sudah tidak baik untuk pendapatan ini, mata uang dan komoditas bisnis (FICC). Ada beberapa masalah yang struktural dan telah membentuk siklus," tambah dia.

Jenkins, mengambil alih Barclays setelah Bob Diamond mengundurkan diri, menyusul skandal Libor. Dia mengatakan, aset umumnya berkinerja baik, ini bukan tentang aset yang buruk yang ingin dijual. "Hanya saja, ada beberapa hal yang tidak strategis bagi kita," tutur dia.

Dia menambahkan ada kemungkinan bahwa Barclays akan mengadakan operasi ritel Eropa melalui penawaran umum perdana. Pasalnya, restrukturisasi ini akan memakan biaya lebih dari 800 juta poundterling. Jenkins sendiri sempat menjadi kontroversi pada awal tahun ini, setelah menaikan bonus bagi eksekutif perbankan, di tengah keuntungan yang merosot.

(mrt)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini