DLTA Dukung Pembatasan Penjualan Minuman Beralkohol

Hendra Kusuma, Jurnalis · Selasa 13 Mei 2014 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 13 278 984444 quaUV9FDZN.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) menyatakan siap mendukung kebijakan baru soal penjualan minuman beralkohol yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Di mana, pada peraturan tersebut, konsumen wajib mengelurakan indentitas diri, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Kami mendukung adanya Permendag itu," kata Direktur Marketing DLTA, Ronny Titiheruw usai RUPS, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Ronny menjelaskan, dukungan tersebut telah siap diterapkan dalam menjualkan produknya di wilayah Indonesia. Pasalnya, konsumsi minuman beralkohol produksi DLTA, yakni Beer tidak boleh dikonsumsi oleh masyarakat yang berusia masih di bawah 21 tahun.

"Kami mendukung bahwa minuman bir tidak untuk anak di bawah umur 21 tahun," tambahnya.

Ronny menjelaskan, saat ini pihak manajemen DLTA menyerahkan pengontrolan pembelian dan konsumsi kepada ritel tempat mendistribusikan produknya.

"Kita sama-sama dengan asosiasi minuman berakohol juga untuk menerapkan ini, kita mengajak bersama-sama pelanggan kita juga untuk ini," tukas dia.

Dapat diketahui, Kementerian Perdagangan melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) ini merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Permendag yang berlaku efektif 11 April 2014 ini bernomor 20/M-DAG/PER/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

Minuman beralkohol golongan A (kadar maksimal 5 persen antara lain bir) juga dapat dijual di toko pengecer seperti minimarket, supermarket, dan hipermarket. Pihak pengecer harus memiliki luas lantai penjualan minimal 12 meter persegi. Untuk menjadi pengecer harus memenuhi syarat yang ketat.

Penjualan minuman beralkohol golongan A hanya dapat diberikan kepada konsumen yang telah berusia 21 tahun atau lebih dengan menunjukkan kartu identitas (KTP) kepada petugas/pramuniaga.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini