nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alfamart Niat "Jajah" Filipina

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 19 Mei 2014 16:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 05 19 278 987048 dn6betFw6s.jpg Ilustrasi (Foto:Okezone)

JAKARTA - Guna mengembangkan pasar ke Asia Tenggara, pemilik gerai mini market Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sudah mendapat lampu hijau untuk ekspansi hingga ke Filipina. Namun di awal, hanya akan dibangun pusat distribusi terlebih dahulu sebelum toko-toko ritel.

Managing Director Alfamart Hans Prawira mengaku bahwa perseroan telah resmi melakukan penandatangan dengan perusahaan ritel lokal di Filipina (Joint Venture). Menurutnya, pemilihan negara Filipina karena culture negara tersebut tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

"Pasar Filipina memiliki karakter market relatif sama dengan Indonesia dan kebetulan ada kesempatan kerja sama dengan partner kita disana, ini modelnya JV," kata Hans di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (19/5/2014).

Dia menambahkan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan bisa membangun toko-toko ritel Alfamart. Hingga saat ini, pembicaraan tersebut memang belum final.

"Belum itu, kan masih perjanjian awal, belum final business plannya. Tapi memang bangun pusat distribusi terlebih dahulu, karena sebelum bangun toko ritel kita harus bangun distribusi dulu," papar Hans.

Kendati demikian, Hans masih enggan menyebutkan berapa nilai investasi yang akan di anggarkan perseroan dalam aksi korporasinya tersebut. 

"Ini kan masih dalam proses, jadi belum tahu berapa investasinya. Namun yang pasti dananya akan dari dana belanja modal kita tahun ini,"  kata Hans.

Sementara itu, lanjut Hans mengungkapkan, nantinya perseroan akan menjadi pemegang saham minoritas, pasalnya peranan lokal akan menjadi lebih understanding dengan situasi disana.

"Kepemilikan saham, yang pasti kita tidak jadi mayoritas, karena kita percaya lokal lebih tahu pasar. Ya tidak lebih dari 50 persen, jadi sistem operasional lokal, tapi kita bawa yang expertice dibidangnya. Sebagai pendatang kita akan lebih bergantung sama yang disana," jelas dia.

Sementara itu, untuk produk-produk Alfamart sendiri tidak akan melakukan ekspor ke Filipina, pasalnya barang-barang yang ada disini juga tersedia disana. Pihaknya pun menargetkan proses JV ini akan selesai sebelum akhir tahun 2014.

"Kan banyak produk dari supplier besar, seperti Unilever yang ada perwakilan di Singapura. Kita juga  sudah lihat beberapa tempat tapi belum tahu di mana, kita akan sewa tanah, tidak beli. Target satu hingga dua bulan kedepan kita sudah final. Sebelum akhir tahun kita targetkan sudah beroperasi," pungkasnya.

(rzk)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini