nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Properti Ini Jadi Orang Terkaya ke-18 di Malaysia

Meutia Febrina Anugrah, Jurnalis · Jum'at 30 Mei 2014 09:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 05 30 471 991681 JFouNzMYlT.jpg (Foto : forbes)

KUALA LUMPUR - Kiprah Lim Kang Hoo dalam industri properti di Malaysia tidak perlu diragukan lagi. Lewat perusahaan propertinya Iskandar Property, ia berhasil menjadi salah satu miliarder properti terkaya di Malaysia.

Dengan proyek reklamasinya di Johor Baru, mengantarkan Lim menjadi orang terkaya ke 18 dari 50 orang terkaya di Malaysia versi Forbes pada Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, nilai kekayaan bersih pria ini USD975 juta atau Rp11 triliun (kurs Rp11.632 per USD).

Dikutip dari Forbes, Jumat (30/5/2014)namun perjalanan Lim untuk menggapai semua ini tidak mudah. Lima belas tahun lalu, Ia kerap dianggap remeh oleh para investor karena ide gilanya yang ingin mereklamasi Johor Baru menjadi Waterfrontcity seperti di Hong Kong - Shenzhen.

Lima belas tahun lalu ia pun bercerita tidak ada investor yang mau meminjamkan uang kepadanya dan menertawakan dirinya saat mendengar idenya.

"Mereka berpikir saya gila," ucapnya.

Kini, Lim terkenal memiliki lahan seluas 4.000 hektar di wilayah Iskandar, Johor. Wilayah ini merupakan salah satu tujuan terpanas properti di Asia. Bahkan, sejumlah investor asing seperti China dan Australia kini berebut mencaplok tanah-tanah miliknya.

Tahun 1997, tanah miliknya hanya dihargai USD0,47 hingga USD0,95 per meter per seginya. Kini, setelah sukses, harga tanah milik Lim melejit hingga USD110 bahkan ISD170 per meter per seginya.

Iskandar Waterfront Holdings merupakan perusahaan tempat ia menjalankan proyek reklamasinya. Di perusahaan ini, Lim memiliki saham hingga 40 persen. Ia berhasil meyakinkan 1,4 juta penduduk Johor baru kalau daerah mereka ini memiliki potensi karena berdekatan dengan Singapura. Melalui megaproyeknya, Lim ingin membuat sebuah kota wisata di Johor Baru.

Di sisi barat Johor baru, Lim berencana ingin membuat Danga bay, yaitu pelabuhan tempat persinggahan kapal-kapal mewah. Di pinggir pelabuhan tersebut juga akan dibangun kantor, hotel, dan perumahan. Untuk proyek ini, ia telah bekerjasama dengan pengembang asal China, China Garden.

Lim memang terkenal dengan sifatnya yang ambisius. Ia juga memiliki mimpi untuk dapat bekerja sama dengan negara-negara di dunia, seperti China, India, Eropa, Australia, Indonesia dan Singapura.

(wdi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini