nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Blitzmegaplex Ekspansi di Daerah

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 30 Juni 2014 13:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 06 30 278 1006000 RqTw8zt73t.jpg Alasan Blitzmegaplex Ekspansi di Daerah (Ilustrasi: Reuters)

JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) lebih tertarik untuk mengembangkan usahanya di kota-kota kedua. Komisaris Utama Blitz, Brata Nata mengungkapkan keinginan tersebut karena perusahaan melihat Jakarta sudah terlalu banyak bioskop.

"Menurut kita market di Jakarta sudah begitu banyak, kita lihat di kawasan Casablanka saja sudah berderet tiga bioskop. Buat kita, punya di Grand Indonesia (GI) sudah cukup, karena GI termasuk landmark," ucapnya di Pacific Place, Jakarta, Senin (30/6/2014).

Harga tiket bioskop di Pontianak mencapai Rp60.000. Berangkat dari situ, Brata merasa masyarakat di daerah haus dengan hiburan seperti film. "Kita lihat harga tiket mahal, bioskop jarang, ini yang membuat kita ingin melakukan ekspansi ke sana, mereka butuh entertaiment semacam ini," paparnya.

Menurutnya, bioskop itu bisnis yang hanya menyediakan ruangan saja, konten atau film diatur oleh LSF. "Kita merasa Indonesia harus lebih besar, banyak provinsi yang masih kurang untuk hiburan film, banyak protes dari produser dan pemain fil karena kekurangan tempat untuk menayangkan film mereka," terangnya.

Kebangkitan film Indonesia juga menjadi hal pendorong bagi BLTZ untuk melakukan pengembangan usaha. Mengenai investasi ia menyebutkan satu bioskop nilai investasinya sekitar USD3 juta sampai USD4 juta. "Investasi tergantung dari jumlah screennya, bisa USD3 sampai 4 juta, kalau dihitung per-screennya Rp3 sampai 4 miliar," tutupnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini