nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semester I, Holcim Raup Pendapatan Rp4,93 Triliun

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 05 Agustus 2014 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 08 05 278 1020060 mxy8gghk8m.jpg Semester I, Holcim Raup Pendapatan Rp4,93 Triliun (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mencatat peningkatan pendapatan hampir 10 persen dari penjualan pada periode enam bulan pertama tahun 2014 menjadi Rp4,93 triliun, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yang sebesar Rp4,48 triliun.

Peningkatan ini yang didorong oleh 3 persen peningkatan volume penjualan di pasar domestik dan peningkatan harga jual. Menurut data ASI, sektor industri semen di Indonesia sendiri mengalami pertumbuhan pada periode semester pertama tahun 2014 sebesar 4 persen menjadi 28.9 juta ton.

Seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (5/8/2014) Hal ini turut memberikan kontribusi atas kinerja Holcim dalam mempertahankan kinerja yang kuat di pasar utamanya di pulau Jawa (yang merupakan 56 persen dari pasar nasional) dengan peningkatan sebesar 5,6 persen.

Perusahaan mencatatkan peningkatan laba kotor sebesar Rp12 miliar jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana kinerja ini terdampak oleh adanya penekanan biaya termasuk karena kenaikan tarif dasar listrik yang diumumkan pemerintah belum lama ini.

Laba operasi tercatat 14 persen lebih rendah sebesar Rp674 miliar sebagai dampak dari naiknya biaya distribusi, namun menguatnya nilai tukar Rupiah selama periode semester pertama tahun 2014 berkontribusi terhadap selisih tipis pada laba profit sebesar 3,8 persen sebesar Rp449 miliar jika dibandingkan tahun 2013 yang sebesar Rp467 miliar.

Pinjaman jangka panjang mengalami peningkatan menjadi Rp2,62 triliun seiring selesainya pembangunan Pabrik Tuban 1 dan terus melanjutkan pembangunan Pabrik Tuban 2.

Perusahaan sendiri telah mengumumkan secara resmi dimulainya operasional Pabrik Tuban 1 pada 17 Juni 2014.

Tingkat pinjaman berada pada posisi sesuai dengan perencanaan dan pembayaran pinjaman juga terus dilakukan sesuai jadwal dengan baik.

Proyeksi bisnis di semester kedua tahun 2014 Adanya tambahan kapasitas produksi dari pabrik baru di Tuban, menjadi modal bagi Holcim Indonesia untuk meraih peluang dari apapun hasil pemilihan umum terhadap dinamika pasar. Selain itu, perusahaan juga mendapatkan keuntungan dari dampak naiknya harga jual untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dari penjualan sampai akhir tahun ini.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini