Image

Musim Mudik 2014, Penumpang Kereta Api Bandara Turun 10%

Akbar Dongoran, Jurnalis · Rabu 06 Agustus 2014, 21:08 WIB
https img z okeinfo net content 2014 08 06 320 1021002 XYQ0aembCR jpg Musim Mudik 2014, Penumpang Kereta Api Bandara Turun 10% (Ilustrasi: Reuters)

MEDAN – Jumlah penumpang kereta api khusus bandara (Airport Railink Service/ARS) jurusan Stasiun Besar Medan-Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) mengalami penurunan cukup signifikan pada pelaksanaan musik mudik 2014. Penurunan ini linier dengan penurunan jumlah pemudik pengguna angkutan udara, pada musim mudik lalu.

General Manager PT Railink Agus Setia Supriatna mengatakan,  selama 15 hari pelaksanaan mudik dan arus balik lebaran 2014, jumlah penumpang yang menggunakan layanan ARS sekitar 33 ribu orang.  Sementara pada momentum yang sama tahun 2013, jumlahnya telah mencapai 35 ribu orang.

"Sekira 10 persen lah penurunannya dibandingkan musim mudik tahun lalu. Kalau dirata-ratakan, sekitar 1.900 orang per hari. Jadi enggak cenderung tidak bertambah dibandingkan hari-hari biasanya,”sebut Agus, Rabu (6/8/2014).

Menurut Agus, ada sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penumpang ARS. Yakni karena menurunnya jumlah penumpang angkutan udara, serta adanya moda transportasi alternatif baik yang legal maupun ilegal.

"Memang ada tren penurunan jumlah pemudik pengguna layanan udara. Dinas Perhubungan Sumut juga memetakan hal serupa kan. Kalau soal travel gelap, ya sedikit banyak berpengaruhlah,”tambahnya.

PT Railink sendiri sejatinya sudah mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, dengan melakukan penambahan keberangkatan. Namun ternyata penambahan itu tidak efektif, seiring menurunnya jumlah penumpang.

"Kalau hari biasa kan kita hanya melayani 40 kali keberangkatan. 20 dari Stasiun Medan, dan 20 dari Kuala Namu. Khusus untuk lebaran kemarin, kita tambah jadi 44 kali, dengan 172 kursi di setiap keberangkatannya. Tapi tetap saja sepi,”tutupnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini