Dengan Uang NKRI, Masyarakat Diharap Cinta Rupiah

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 18 Agustus 2014 16:52 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 18 457 1026226 pmoBbqSW3J.jpg Dengan Uang NKRI, Masyarakat Diharap Cinta Rupiah (Chatib Basri: Okezone)

JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta kepada masyarakat Indonesia, khususnya para pelaku usaha untuk selalu gunakan mata uang Rupiah dalam bertransaksi. Hal ini tidak terlepas baru saja diresmikan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014.

"Bahwa kita akui, banyak kasus dalam bertransaksi masih menggunakan mata uang asing, ini terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Dengan adanya uang NKRI ini seharusnya kita cinta kepada Rupiah," tegas Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (18/8/2014).

Chatib menambahkan, selain itu dengan adanya uang NKRI seharusnya transaksi dengan menggunakan Rupiah lebih banyak dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal ini pun merupakan cerminan dari undang-undang mata uang.

"Ini juga sebagai momentum Rupiah menjadi alat pembayaran sah satu-satunya di Indonesia, kecuali memang diperjanjikan dengan menggunakan mata uang asing sesuai undang-undang yang berlaku," sebutnya.

Chatib mengungkapkan, memang ini butuh langkah sosialisasi secara khusus dan terlaksana dalam menggunakan mata uang Rupiah bukan mata uang asing.

"Kami sudah lakukan langkah-langkah ini. Dengan transaksi Rupiah di dalam kegiatan perekonomian itu ada dampak psikologisnya yang signifikan untuk menyukai, memegang dan menggunakan rupiah dibandingkan uang asing termasuk di daerah terpencil hingga pulau terluar Indonesia," paparnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini