Uang Pecahan Rp100 Ribu Lama Ditarik Bertahap

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 18 Agustus 2014 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 18 457 1026287 C0DN4mXczj.jpg Uang Pecahan Rp100 Ribu Lama Ditarik Bertahap (Ilustrasi: BI)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan uang yang beredar dengan pecahan Rp100 ribu masih dapat digunakan dan masih dianggap sah dalam transaksi pembayaran di Indonesia.

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangaan (Kemenkeu) telah meresmikan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecahan Rp100.000 Tahun Emisi 2014. Uang NKRI tersebut pun hari ini sudah tersebar di masyarakat.

"Mekanismenya, uang yang beredar selama ini masih sah dan memang yang lalu di tahun 2004 adalah uang yang pada saat itu masih ditandatangani oleh Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI semua sama," ucap Agus di Gedung BI, Jakarta, Senin (18/8/2014).

Namun demikian, menurut Agus untuk penarikan mata uang pecahan Rp100 ribu yang lama, BI bekerja sama dengan lembaga terkait seperti perbankan untuk melakukan penarikan uang pecahan tersebut secara bertahap yang dianggap sudah usang dan lusuh.

"Tapi uang yang lama tidak perlu ditarik sekarang, karena nanti otomatis kalau uang lama sudah lusuh maka akan ditarik secara bertahap dari peredarannya," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini