nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rental Mobil yang Kantongi Rp60 Juta dalam 10 Hari

Hendra Kusuma, Jurnalis · Minggu 07 September 2014 06:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 09 05 455 1034757 spa6xBXNlu.jpg Rental Mobil yang Kantongi Rp60 Juta dalam 10 Hari. (Foto: Okezone)

SORONG - Bukan alamnya saja yang diselimuti keindahan. Bahkan banyak keberkahan yang disediakan tanah Papua bagi masyarakatnya. Bukan saja emas, ikan yang melimpah, bahkan berbisnis rental mobil pun di Papua memiliki potensi yang sangat menggiurkan.

Seperti rental mobil UD Fajriani yang mampu meraup potensi tersebut dengan maksimal. Rental mobil ini menyediakan tarif yang terbilang sangat menguntungkan. Seperti sekali jalan menuju tujuan, naik mobil jenis Toyota Fortuner dikenakan tarif Rp1,5 juta. Sedangkan kelas Innova dan Rush dikenakan tarif Rp1,2 juta.

Tidak tanggung-tanggung, rezeki yang melimpah datang jikalau sebuah perusahaan yang merupakan mitra UD Fajriani ini berkunjung ke kantor cabang yang berada di Papua.

Seperti perusahaan Pertamina, perusahaan LNG, dan juga Perum Perhutani yang telah menjadi pelanggan UD Fajriani ketika berkunjung ke Sorong, Papua.

"Kalau lagi ramai, lima unit Fortuner itu hampir Rp60 juta dalam waktu 10 hari, biasanya dapat segitu waktu dirental oleh perusahaan," kata pemilik UD Fajriani, Fajriani, kepada Okezone di Sorong, Papua.

Dia menyebutkan, saat ini mobil rental yang dioperasikan totalnya ada 12 mobil. Lima jenis Fortuner, sisanya campuran antara Innova dan Rush. Sementara itu, Fajriani pun memberikan upah kepada para supir sebesar Rp500 ribu setiap sekali jalan. Misalnya, dari Sorong menuju Sorong Selatan.

Tidak hanya itu, Fajriani pun mengaku tidak begitu mengkhawatirkan mengenai pengenaan pajak terhadap mobil-mobilnya. Sebab, jika memiliki mobil lebih dari satu maka akan dikenakan pajak dengan tarif progresif, seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Fajriani mengaku, yang dikhawatirkan adalah mengenai ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Meski kendaraan rentalnya tidak menggunakan solar, namun dirinya khawatir mengenai pasokan solar di Papau.

"Kalau bensin tidak terlalu khawatir. Yang kendala itu solar, karena banyak mafia, dia ikut antre dan beli banyak, lalu dijual kembali," tutupnya.

(wdi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini