Aquascape, Mulanya Hobi Lama-Lama Jadi Rezeki

Faridha Anillah , Jurnalis · Sabtu 13 September 2014 06:14 WIB
https: img.okezone.com content 2014 09 12 455 1038389 F6jnhSC1sU.jpg Syarif Hidayat. (Foto: OKezone)

JAKARTA - Menggeluti sebuah hobi memang mengasyikan untuk melepas stress atau membuat mood menjadi lebih baik. Namun, banyak orang akhirnya meninggalkan hobi mereka karena menghabiskan cukup banyak uang.

Lantas, kenapa tidak menjual hobi Anda? Seperti yang dilakukan Syarif Hidayat, salah seorang pegawai di salah satu instansi pemerintah. Dia menggeluti bisnis aquascape dari sejak lima tahun lalu tertarik dengan aquascape karena menurutnya lebih berwarna.

Berawal dari hobi, Arief menuturkan ide desain landscape-nya berasal dari beragai ide orang lain yang kemudian dia coba aplikasi dengan idenya sendiri. Seiring bertambahanya pengalaman, dia pun makin ahli dalam mengembangkan imajinasinya.

"Lama-lama melihat setingan toko lain senang, kemudian berkembang ikut gaya orang lain dulu, sampai ketemu gaya setingan sendiri akhirnya di rumah dari mempunyai akuarium satu hingga mempunyai akuarium 15," kata dia di Jakarta.

"Lalu juga mulai mengembangkan tanaman sendiri. Awalnya beli satu, jadi banyak lama-lama, jual ke sesama penghobi, kemudian jual online, setelah sudah tidak bisa mengirim barang terlalu banyak akhirnya buka toko aquascape ini," tambah dia.

Pada awalnya, toko aquascape yang berdiri dengan modal pribadi ini, masih menggunakan display-display yang pribadi, dengan bahan baku yang masih mudah didapat diantaranya mulai dari ikan, tanaman, batu, kayu, pasir malang,

Namun, pria yang akrab disapa Arif ini, mengaku kadang kendala yang dihadapinya adalah bahan baku yang biasanya sudah diborong terlebih dahulu oleh pedagang lain. "Jadi harus beli bahan baku kepada reseller dengan harga yang lebih mahal," tuturnya.

Dia melanjutkan, dalam menyusun komponen di dalam aquascape perlu memperhitungkan keseimbangan ekosistem terutama bagaimana menjaga kelangsungan tanaman air seperti sistem filtrasi, karbon dioksida (CO2) yang sesuai untuk kebutuhan fotosintesis di dalam air, substrat yang digunakan, pupuk dan pencahayaan.

Menurut dia, aquascape tidak selamanya mahal. Aquascape bisa dibuat dengan biaya yang murah namun tidak murahan dan terlihat indah. Untuk membuat aquascape yang murah dapat dimulai dengan ukuran akuarium yang tidak terlalu besar, karena makin besar ukuran akuarium makin besar biaya yang dikeluarkan juga.

Selain itu, dia memberikan sedikit tips bagi penggemar aquascape.

Dengan aquarium sebesar 60x30x40 (GEX) seharga Rp225 ribu.

Estimasi bujet aquscape

Tanaman :

Depan: Saggitaria Subulata seharga Rp10 ribu.

Tengah: Hygrophila Difformis, Hygrophila Polysperma, Blyxa Auberti dengan harga Rp10 ribu.

Belakang: Valisnernia Gigantea, Polygonum Sp, Tonina Fluviatilis dengan harga Rp10 ribu.

Moss: Peacock Moss dengan harga Rp50 ribu.

Perlengkapan :

Filter: Jebo 503 dengan harga Rp80 ribu.

Kipas: Sunon / Sanyo (AC) dengan harga Rp50 ribu.

Lampu: Lampu DIY 20 Watt dengan harga Rp60 ribu.

Pupuk :

Dasar: Pupuk Dasar Literan, dengan Rp50 ribu.

Cair: Pupuk Cair WG Mic Mac, dengan harga Rp95 ribu.

Kayu & Batu :

Kayu Rasamala 10-30cm, dengan harga Rp25 ribu.

Batu Serpentine atau Fosil, dengan harga Rp50 ribu.

Pasir : Pasir Silica atau Malang, dengan harga Rp50 ribu.

CO2 : DIY Co2, dengan harga 15 ribu.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini