Share

OJK Terima 1.867 Pengaduan Pelayanan Sektor Keuangan

Akbar Dongoran, Jurnalis · Rabu 29 Oktober 2014 21:14 WIB
https: img.okezone.com content 2014 10 29 457 1058666 ojk-terima-1-867-pengaduan-pelayanan-sektor-keuangan-dRWS4EpqPE.jpg OJK Terima 1.867 Pengaduan Pelayanan Sektor Keuangan (Foto: Okezone)

MEDAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 1.867 pengaduan terkait produk dan jasa sektor keuangan hingga Oktober 2014. Pengaduan utamanya berasal dari produk dan jasa asuransi serta perbankan.

"Yang paling banyak itu soal produk asuransi. Mulai dari persoalan premi yang tidak sesuai kontrak, hingga tidak klaim yang tidak dibayarkan. Sedangkan soal perbankan, seperti pembekuan rekening, hingga pendebetan tanpa sepengetahuan pemilik rekening. Kalau untuk investasi, enggak banyak,"ujar Direktur Direktorat Perlindungan Konsumen OJK, Sondang Martha Samosir, di Medan, Rabu (29/10/2014).

Sondang mengaku, setiap pengaduan yang masuk ke OJK, akan ditindaklanjuti. Baik melalui mediasi, hingga menindaklanjutinya ke penegak hukum, melalui satgas waspada investasi.

"Sejauh ini, sekitar 70 persen dari pengaduan itu sudah bisa kita selesaikan. Sebagian besar lewat mediasi,"tambahnya.

Selain pengaduan, OJK juga menerima 2655 informasi, serta 13.994 pertanyaan terkait produk dan jasa keuangan. Termasuk informasi dan pertanyaan yang menjadi ranahnya menjadi kewenangan Bank Indonesia.

"Banyak juga yang melaporkan soal kartu kredit pada kita. Tapi kita tidak masukkan sebagai pengaduan, karena itu menjadi ranah Bank Indonesia,"jelasnya.

Pengaduan, informasi dan pertanyaan yang disampaikan masyarakat itu, diterima OJK melalui banyak median. Baik itu surat, telephone, faksimili maupun email dan pengaduan online. OJK juga tengah mengembangkan metode pengaduan melalui SMS dan Media Sosial.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini