Share

Harga Ekspor CPO Dinaikkan, Tapi Belum Tembus USD750

Dani Jumadil Akhir, Okezone · Sabtu 01 November 2014 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 01 320 1059712 harga-ekspor-cpo-dinaikkan-tapi-belum-tembus-usd750-rrmNgDh5XQ.jpg Harga Ekspor CPO Dinaikkan, Tapi Belum Tembus USD750. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menaikan harga referensi untuk Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk produk CPO dan biji kakao.

“Kenaikan harga referensi dan HPE untuk produk CPO dan biji kakao disebabkan oleh meningkatnya harga internasional untuk komoditas tersebut," ucap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (1/11/2014).

Namun, kenaikan harga tersebut belum mampu mendorong harga CPO ke tingkat ambang batas pengenaan BK di level USD750, sehingga masih berlaku BK sebesar 0 persen untuk periode bulan November 2014.

"Rendahnya harga referensi dan HPE CPO saat ini disebabkan oleh masih lemahnya harga CPO internasional yang disebabkan oleh oversupply pasar internasional minyak nabati dunia, terutama oleh minyak nabati dari sumber lain sebagai kompetitor CPO,” tambahnya.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 84/M-DAG/PER/10/2014 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang dikenakan Bea Keluar.

Produk pertanian dan kehutanan yang dikenakan Bea Keluar (BK) adalah produk CPO, biji kakao, kayu dan kulit. Penetapan HPE CPO didasarkan pada harga referensi CPO USD736,32 per Metric Ton (MT) yang naik sebesar USD9,59 atau 1,32 persen dari periode bulan sebelumnya yaitu USD 726,73 per MT, sehingga didapat HPE CPO sebesar USD665 per MT yang naik USD10 atau 1,5 persen dibandingkan periode bulan sebelumnya yaitu USD655 per MT.

BK CPO untuk bulan November 2014 tercantum pada Kolom 1, lampiran II PMK 128 Tahun 2013 sebesar 0 persen, tidak berubah atau sama dengan BK CPO untuk periode bulan Oktober 2014.

Sedangkan harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami kenaikan sebesar USD20,65 atau 0,65 persen yaitu dari USD3.152,80 per MT menjadi USD3.173,45 per MT, sehingga berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga naik sebesar USD20 atau 0,7 persen dari USD2.849 per MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD2.869 per MT.

Namun, BK biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar 10 persen.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini