nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Operasi Samsung Anjlok ke Posisi Terendah

Raisa Adila, Jurnalis · Senin 03 November 2014 06:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 11 02 213 1060084 laba-operasi-samsung-anjlok-ke-posisi-terendah-1BYL9EQO6E.jpg Laba Operasi Samsung Anjlok ke Posisi terendah (Ilustrasi: Okezone)
JAKARTA - Perusahaan elektronik Samsung mengungkapkan situasi memburuk yang terjadi pada kuartal III-2014 dipicu divisi mobile. Saumsung mencatat laba operasi anjlok 60,1 persen menjadi 4,1 triliun won atau sekitar lebih dari Rp47,13 triliun.

Dilansir dari CNBC, Senin (3/11/2014) laba untuk divisi mobile merosot menjadi 1,75 triliun won atau sekitar Rp20,1 triliun, sementara tahun lalu pada periode yang sama sebesar 6,70 won atau sekitar Rp76,98 triliun. Ini merupakan kinerja terburuk sejak kuartal II/2011.

Saat ini divisi mobile hanya menyumbang sebesar 43 persen dari laba usaha, yaitu turun dari 76 persen dari kuartal I-2014. Meskipun laporan tersebut mengecewakan, namun saham Samsung naik mendekati 4 persen pada Kamis lalu.

Menurut International Data Corporation (IDC) Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, tekanan kompetitif membuat perusahaan telah jatuh jauh dari posisi tertinggi di awal tahun ini.

Sementara itu, Samsung melihat ada prospek laba yang lebih baik untuk divisi Televisi dan komponen bisnisnya pada kuartal IV meskipun hal tersebut masih belum bisa dipastikan.

Melihat kondisi tersebut, perusahaan mengatakan sedang memanfaatkan pertumbuhan penjualan smartphone pada segmen menengah ke bawah dan rencana peluncuran produk baru pada kuartal ini. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keuntungan margin pada bisnis handset nya.

Laporan pendapatan kuartal ketiga Samsung mengungkapkan situasi memburuk, dengan pendapatan di divisi mobile-nya runtuh di tengah persaingan cut-tenggorokan di pasar smartphone.

Laba usaha turun 60.1 persen pada tahun menjadi 4,1 triliun won atau sekira USD3,90 miliar, sejalan dengan pedoman itu diterbitkan awal bulan ini dan menandai kinerja terlemah sejak kuartal kedua tahun 2011.

"Ini benar-benar buruk. Mereka mendapatkan ditantang pada kedua ujung spektrum harga," ujar pendiri dan kepala analis Technalysis Research Bob O'Donnell.

Share Samsung di pasar smartphone global turun menjadi 23,8 persen pada kuartal ketiga, dari 32,5 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data awal dari International Data Corporation (IDC) Worldwide, Quarterly Mobile Phone Tracker.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini