JK: Bank Mutiara Memang Harus Dijual

Gunawan Wibisono, Jurnalis · Rabu 12 November 2014 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 12 457 1064683 jk-bank-mutiara-memang-harus-dijual-Xssul2vXL4.jpg JK: Bank Mutiara Memang Harus Dijual (Foto: Okezone)
JAKARTA - Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengaku walaupun nilai bailout penjulan Bank Mutiara tidak sesuai harapan yakni Rp8 triliun, namun JK pun tidak mempermasalahkannya. Sebab,  bank yang semula bernama Bank Century itu pada akhirnya akan merugikan negara.

"Namun demikian ini bisnis tentu ada risiko. Bahwa perjanjian dengan J-Trust itu ada juga kondisi-kondisi yang mereka minta conditioning kalau terjadi begini gimana kalau gini gimana? Katakanlah sekian setelah dilaksanakan tidak begitu," ujar JK di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (11/12/2014).

 

Karenanya dengan Bank Mutiara yang dijual Rp4,5 triliun adalah sebuah kewajaran, karena kata JK, di mana-mana orang negosiasi melalui tahap prakondisi.

JK pun mengaku Bank Mutiara memang sudah sepatutnya dijual, dikatakan JK karena memang itu UU harus dijual. "Jadi penjualan itu disahkan UU. Dikatakan sekian tahun setelah dikelola LPS (lembaga penjamin simpanan) harus dijual. Berapa pun harganya," jelasnya.

"Namanya kerugian makin lama disimpan makin besar ruginya kan," tambahnya.

Sebelumnya, Bank Mutiara akhirnya jatuh ke J Trust Co.LTd, setelah perusahaan keuangan asal Jepang itu memenangi tender divestasi yang digelar Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Perusahaan Jepang ini dikabarkan membeli dengan harga Rp4,5 triliun untuk mengakuisisi 99,996 persen saham Bank Mutiara.

LPS mengumumkan pemenang lelang tersebut pada Jumat, 12 September 2014. Salah satu alasannya, adalah karena harga yang ditawarkan oleh J Trust adalah yang paling tinggi.

Sekadar informasi, J Trust Co, Ltd merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang keuangan, real estat, sistem IT, dan bisnis hiburan yang beroperasi di Jepang dan dunia internasional. J Trust Co, Ltd didirikan pada 18 Maret 1977 dengan modal 53,5 miliar yen dan berkantor pusat di Tokyo, Jepang. J Trust sebelumnya telah membeli bank di Indonesia yakni PT Bank Mayapada Internasional Tbk sebesar 10 persen saham pada Desember 2013.

Sementara Bank Mutiara adalah bank umum yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia dan memiliki 62 kantor cabang di seluruh Indonesia.

Bank Mutiara ditaksir memiliki nilai total aset sekitar Rp 13 triliun. Bank Mutiara ditempatkan di bawah Pengawasan khusus Bank Indonesia pada 6 November 2008 dan telah dikendalikan oleh LPS sejak 21 November 2008 sesuai dengan keputusan Financial Komite Stabilitas Sistem.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini