Sisa Saham Bank Mutiara Bisa Dijual Lagi

Prabawati Sriningrum , Jurnalis · Jum'at 21 November 2014 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2014 11 21 457 1068902 sisa-saham-bank-mutiara-bisa-dijual-lagi-F072y5vkkq.jpg Bank Mutiara. (Foto: Okezone)
JAKARTA - Divestasi sisa saham PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) sebesar 0,996 persen di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) masih dipelajari oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya, sisa saham tersebut belum diserahkan pada J-Trust.

"Ada kemungkinan ujungnya dapat semua, tapi mungkin ada tahapan. Nanti saya cek, mestinya ditanyakan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," ungkap Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Menurut dia, meskipun awalnya OJK hanya menyetujui J-Trust memiliki saham sebesar 99 persen, namun tidak menutup kemungkinan OJK akan memperbolehkan LPS menjual keseluruhan saham Mutiara kepada J-Trust secara bertahap.

"Kalau OJK memang hanya menyetujui 99 persen. Tapi bukan berarti LPS, tidak bisa menjual semua. Kalau ada kemungkinan bisa diserahkan semua. Namun, yang OJK catat 99 persen, mau beli semua bisa," pungkasnya.

Sekedar informasi, sebanyak 99 persen saham Bank Mutiara beralih dari LPS ke tangan J Trust, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),J-Trust telah merampungkan pembelian saham Bank Mutiara dengan membayar lunas Rp 4,41 triliun.

Harga jual ini setara dengan price to book value (PBV) 3,5 kali. Meski transaksi jual beli itu sudah rampung, saat ini LPS masih menggenggam sisa saham sebesar 0,996 persen. Pihak LPS, berencana menjual sisa saham tersebut maksimal tiga bulan mendatang.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini