Sofyan Djalil Persilakan BPK Tanyakan Langsung ke Bank Mutiara

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 03 Desember 2014 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2014 12 03 457 1074030 sofyan-djalil-persilakan-bpk-tanyakan-langsung-ke-bank-mutiara-7ttEjScrls.jpg Sofyan Djalil Persilakan BPK Tanyakan Langsung ke Bank Mutiara (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil angkat bicara mengenai audit laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai dugaan penyelewengan penambahan modal eks Bank Century atau PT Bank Mutiara Tbk tahap ke II sebesar Rp1,25 triliun oleh Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 23 Desember 2013.

"Saya pikir itu, kita harus lihat dulu dalam konteks ada penyelewengan, yang jadi masalah adalah kita lihat dulu itu kan ada kewajiban dari Bank Indonesia untuk menutup capital inflow rescue, minimum kapital yang harus dilaksanakan," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Menurut Sofyan, pemberian modal tahap ke II kepada Bank Mutiara sesuai ketentuan yang ada di Bank Indonesia. "Itu maka harus menyesuaikan kapital inflow rescue," jelasnya.

Sofyan menjelaskan, jika pihak BPK tidak puas dengan penjelasan yang sudah dipaparkan, maka bisa dapat ditanyakan langsung kepada bank yang bersangkutan. “Dengan demikian mereka bisa melepaskan, karena waktu itu kalau misalnya BPK menganggap tidak diberikan dana yang cukup mungkin. Tapi nanti biar Bank Mutiara yang menjelaskan," kata Sofyan.

Di sisi lain, Sofyan menilai penjualan Bank Mutiara kepada J Trust adalah pilihan yang terbaik. Pasalnya, jika dipertahankan, negara akan mengalami kerugian. "Karena kalau tidak, kita harus tombok lagi," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini