nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditjen Pajak Siap Blokir Rekening Penunggak Pajak

Raisa Adila, Jurnalis · Rabu 17 Desember 2014 20:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 12 17 20 1080736 ditjen-pajak-siap-blokir-rekening-penunggak-pajak-0EdnOQ9XAC.jpg Ditjen Pajak Siap Blokir Rekening Penunggak Pajak (Ilustrasi: Reuters)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menggunakan berbagai cara agar penunggak pajak dapat membayar pajak terutangnya. Hal ini dilakukan secara selektif terutama kepada pemilik utang pajak lebih dari Rp100 juta.

"Langkah pertama kita coba penagihan pajak. Kalau tidak bersedia kita paksa," kata Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak, Dadang Suwarna saat ditemui di Kementerian Keuangan, Rabu (17/12/2014).

Dadan menjelaskan, jika hal tersebut masih belum dapat membuat penunggak membayar utang pajaknya, maka akan disita asetnya. Dari penyitaan tersebut, aset akan dilelang oleh pihak Ditjen Pajak.

"Nah baru kalau tidak bisa, kita cekal atau sebelumnya kita blokir saja semua rekeningnya," tambah Dadang.

Dadang menilai, pemblokiran rekening merupakan cara yang cukup ampuh. Sebab, penunggak pajak tidak lagi bisa mengakses transaksi perbankannya.

"Blokir itu paling cepat. Kalau sudah tidak bisa juga kita cekal dia jadi tidak bisa ke luar negeri," kata dia.

Selain pencekalan untuk pergi ke luar wilayah Indonesia, Dadang mengatakan upaya paksa bisa dilakukan dengan penyanderaan (gijzeling) yang merupakan upaya terakhir terhadap penanggung pajak. Namun, penyanderaan ini dikatakan Dadang harus jelas mengenai kepemilikan harta penunggak pajak tersebut.

"Itu paling ampuh. Kita kurung tapi harus jelas ada hartanya. Kalau tidak ada hartanya kita nombok," tambah dia.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini