nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Lempar Bola Panas Gaji ke JK

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 18 Desember 2014 13:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2014 12 18 20 1080980 jokowi-lempar-bola-panas-gaji-ke-jk-BBcgGudDrc.jpg Jokowi Lempar Bola Panas Gaji ke JK (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menjawab pertanyaan mengenai permintaan besaran gaji bagi pejabat di pemerintahan daerah.

Sebelumnya, Jokowi ditanyakan permasalahan gaji oleh salah satu bupati Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrengbangnas) yang pernah dijanjikan akan naik gaji sebesar enam kali pada pemerintahn sebelumnya.

 

"Ayo pak JK yang jawab, saya berikan kesempatan," kata Jokowi sambil diikuti gelak tawa peserta saat dialog acara Musrenbangnas di Hotel Bidakara, Kamis (18/12/2014).

Mendengar permintaan tersebut, JK pun langsung berdiri dan mengambil mic Jokowi. JK berjanji akan memperbaiki besaran gaji bagi para pejabat di pemerintahan daerah.

Menurut JK, masalah perbaikan gaji ini memang sudah menjadi pertimbangan pemerintah pusat, namun hal tersebut juga harus disesuaikan dengan kondisi perekonomian nasional.

"Kita akan segera perbaiki, tetapi tunggu ekonomi kita stabil dulu," sebutnya.

Menurut JK, pada hakikatnya para bupati dan walikota ini tidak perlu terlalu membesar-besarkan masalah besaran gaji. Pasalnya, gaji yang diterima oleh seorang presiden pun hanya sekira Rp60 juta.

"Presiden saja gajinya hanya Rp 60 juta, kalau bikin pesta perkawinan sudah habis. Gaji wakil presiden Rp40 juta, gaji setingkat menteri hanya Rp19 juta," ucap JK.

JK pun heran dengan keluhan besaran gaji ini, walaupun banyak yang mengeluh tetapi faktanya di lapangan banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjabat sebagai bupati atau walikota. Hal ini membuktikan daya tarik pejabat daerah tersebut masih tetap tinggi.

"Selain gaji kan ada tunjangan dan lain-lain, ada ekstra-ekstra sedikit. Kalau hanya soal gaji, banyak yang tidak mau jadi bupati. Kita akan perbaiki segera," pungkasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini