nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Basuki: Tol Trans Jawa Harus Selesai 2019

Hendra Kusuma, Jurnalis · Senin 12 Januari 2015 17:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 01 12 320 1091176 menteri-basuki-tol-trans-jawa-harus-selesai-2019-tfaNnDQSBk.jpg Menteri Basuki: Tol Trans Jawa Harus Selesai 2019 (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono mengatakan, penyelesaian proyek tol Trans Jawa yang sepanjang 1.088 kilometer (km) harus dapat diselesaikan pada 2019.

Basuki menyebutkan, baru saja dirinya bersama Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto, Kepala BPPT, dan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman melaporkan beberapa kendala dalam pembangunan jalan tol tersebut.

"Beliau ngecek progres dan kendala jalan tol di seluruh Indonesia, salah satunya Trans Jawa apa masalahnya dan beliau beri pengarahan, permasalahan yang kami sampaikan terutama adalah pembebasan lahan dan ruas yang paling riskan adalah ruas Trans Jawa adalah di Pemalang-Batang, Batang-Semarang memang baru 3 persen," kata Basuki di Kantor Wapres, Jakarta, Senin (12/1/2015).

Basuki menjelaskan, untuk panjang ruas tol yang bermasalah tersebut sekitar 114 km. Di mana untuk ruas Pemalang-Batang 39 km, dan Batang-Semarang 75 km.

Basuki menuturkan, pembebasan lahan untuk ruas tol tersebut harus diselesaikan dengan cepat. Pasalnya, 1 km jalan tol membutuhkan investasi Rp100 miliar, dari 1 km itu juga dibutuhkan 9 hektar yang membutuhkan dana pembebasan sekira Rp500 juta.

"Kira-kira pembebasan lahan membutuhkan 5 persen, jadi sangat kecil dibandinkan dengan lost opportunity ke depan, beliau juga menyampaikan jangan takut membebaskan lahan ganti untung supaya lebih cepat pembebasan lahannya karena strukturnya hanya 5 persen," tambahnya.

Oleh karena itu, sambung Basuki, dirinya juga mempercayai PT Jasa Marga untuk membantu memberikan percepatan pembebasan tanah pada proyek tol tersebut.

"Jasa Marga dengan powernya Jasa Marga bisa membantu mempercepat, intinya beliau tugas kita memperlancar arus barang dan jasa di Indonesia agar cepat pembangunan tol ini, jadi total kita akan bangun 1088 km untuk supaya bisa dicapai sampai 2019," tukas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini