nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BBM Turun Dua Kali, Harga Sapi Tetap Saja Naik

Prabowo, Jurnalis · Selasa 20 Januari 2015 10:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 01 20 320 1094561 bbm-turun-dua-kali-harga-sapi-tetap-saja-naik-PcPbZlsBSS.jpg BBM Turun Dua Kali, Harga Sapi Tetap Saja Naik (Ilustrasi: Okezone)
SLEMAN - Pemerintah sudah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak jenis Solar dan Premium pada Senin, 19 Januari kemarin. Penurunan harga itu tak mempengaruhi harga jual sapi di wilayah Prambanan, Sleman.

"BBM naik atau turun itu tak berpengaruh pada harga jual sapi. Harga sapi sekarang sudah baik," kata Hardi, penjual sapi di Pasar Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (20/1/2015).

Dia mengakui untuk harga daging sapi saat ini juga cukup tinggi, yakni Rp100.000 per kg. Harga itu dinilai sebanding dengan harga sapi hidup jika di sembelih.

Harga sapi, kata dia, dipengaruhi oleh aturan pemerintah. Jika pemerintah tidak mengimpor sapi-sapi dari luar negeri, maka harga jual sapi lokal cukup stabil.

"Kalau boleh berharap pada Presiden, semoga pemerintah tidak mengimpor sapi. Kalau kita kekurangan daging sapi, ya dicari solusi yang baik, misal diberi bantuan sapi pada peternak-peternak sapi," jelasnya.

Sedana disampaikan Sumar, buruh lepas yang juga memelihara sapi yang tinggal di Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Dia mengaku harga sapi merangkak naik dari waktu ke waktu pasca pemerintah menghentikan impor sapi tahun lalu.

"Harga jual sapi tak ada pengaruhnya mau BBM naik atau turun. Tapi, kalau impor sapi lagi, harga jelas anjlok. Kita peternak enggak dapat apa-apa," jelasnya.

Dia menyebut harga pedet atau anakkan sapi sudah cukup tinggi, tergantung dari besar kecilnya sapi. Sumar baru saja membeli anak sapi perakan jenis Metal yang usia sekira setahun dengan seharga Rp 12.7 juta.

"Ini tadi mintanya Rp 13 juta, saya tawar 12.5 belum boleh, tak naikkann 100 ribu juga enggak boleh. Saya beranjak untuk mencari sapi lain, pedagangnya bilang ya sudah 2.7 juta, akhirnya sepakat," katanya sambil menunjukkan sapi yang dibelinya.

Rencananya, kata dia, sapi tersebut bakal dipelihara bersama satu ekor sapi miliknya yang ada di rumah hingga delapan bulan ke depan. Sehingga, saat bulan September 2015 nanti yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha dijual.

"Nanti kembali saya jual saat Lebaran Haji, harganya sudah naik tentunya. Di rumah ada satu sapi, ini jadi punya dua sapi," jelasnya.

(rzk)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini